Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratusan Penumpang Hendak ke Kuwait dan Qatar Tertahan di Bandara Soetta, Penerbangan Dibatalkan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 2 Maret 2026 - 00:16 WIB

Senin, 2 Maret 2026 - 00:16 WIB

33 Views

Tangerang, MINA – Ratusan calon penumpang tujuan Kuwait dan Doha, Qatar terpaksa tertahan di Terminal Soekarno–Hatta International Airport setelah sejumlah penerbangan internasional dari Jakarta dibatalkan menyusul penutupan wilayah udara di kawasan Timur Tengah.

Pembatalan ini membuat ruang keberangkatan dipenuhi penumpang yang menunggu informasi lebih lanjut dari maskapai dan otoritas bandara.

Pihak bandara mencatat bahwa beberapa rute penerbangan yang terdampak meliputi Etihad Airways rute Abu Dhabi–Jakarta serta penerbangan Qatar Airways dari Doha–Jakarta yang dinyatakan cancel, sementara keberangkatan menuju Doha, Abu Dhabi, dan Dubai juga tertunda atau dibatalkan.

Penumpang yang sudah berada di area terminal terpaksa menunggu konfirmasi jadwal ulang, akomodasi, dan informasi layanan lanjutan dari masing-masing maskapai.

Baca Juga: Harga Jual Emas Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026

Sejumlah calon penumpang mengaku belum menerima pemberitahuan resmi sebelum tiba di bandara, sehingga mereka baru mengetahui pembatalan setelah mengantri di loket informasi atau melihat status penerbangan di layar keberangkatan.

Beberapa di antaranya memilih menunggu di kursi terminal sambil terus mengikuti perkembangan melalui aplikasi resmi maskapai dan pengumuman bandara.

Situasi ini terjadi di tengah gangguan besar pada penerbangan global yang bersumber dari eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Penutupan wilayah udara Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, Iran, dan negara tetangga lainnya telah memaksa maskapai, termasuk Qatar Airways, Emirates, dan Etihad Airways menghentikan sementara layanan mereka serta membatalkan ribuan jadwal penerbangan internasional.

Akibatnya, bandara utama di kawasan tersebut, seperti Dubai International dan Hamad International Airport di Doha, masih ditutup hingga ada keputusan resmi terkait pembukaan kembali ruang udaranya.

Baca Juga: [Bedah Berita MINA] Serangan Gabungan AS–Israel ke Iran, Apa Dampaknya?

Penutupan ini pun memicu penundaan jadwal, rerouting pesawat, serta keterlambatan besar terhadap jaringan penerbangan global yang menghubungkan Asia, Eropa, dan Amerika.

Gangguan penerbangan internasional belakangan ini dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang menyebabkan penutupan wilayah udara secara luas demi keselamatan penerbangan.

Wilayah udara yang ditutup membuat beberapa rute penerbangan dari dan menuju Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tidak bisa beroperasi normal. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: BMKG: Seluruh Wilayah DKI Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Hari Ini

Rekomendasi untuk Anda