Stockholm, MINA – Ratusan orang berdemonstrasi di ibu kota Swedia, Stockholm, pada Sabtu (21/2), mengecam langkah administratif terbaru penjajah Israel untuk menganeksasi Tepi Barat yang diduduki.
Meskipun cuaca dingin, warga berkumpul di Lapangan Odenplan di pusat Stockholm sebagai respons terhadap seruan dari sejumlah organisasi masyarakat sipil, sebelum berbaris di jalan-jalan untuk memprotes rencana Israel menganeksasi bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki.
Para pengunjuk rasa menyuarakan penolakan terhadap aneksasi yang diusulkan dan menyerukan tindakan atas situasi kemanusiaan di Gaza.
Sebelumnya, penjajah Israel menyetujui proposal untuk mendaftarkan tanah Palestina di Tepi Barat sebagai “milik negara” untuk pertama kalinya sejak Israel menduduki wilayah tersebut pada tahun 1967.
Baca Juga: Bernie Sanders Kecam Netanyahu, Sebut Israel Seret AS ke Konflik Iran
Menurut Channel 7 Israel, langkah tersebut mencakup pembukaan prosedur pendaftaran tanah yang sebelumnya dibekukan, pembatalan undang-undang Yordania lama dan pengungkapan catatan tanah yang telah dirahasiakan selama beberapa dekade.
Sorak-sorai pengunjuk rasa, termasuk “tolak aneksasi Tepi Barat,” terdengar saat massa berbaris menuju gedung parlemen Swedia dan Kementerian Luar Negeri.
Beberapa demonstran membawa plakat bertuliskan “hentikan genosida” dan “anak-anak dibunuh di Gaza.”
Sigyn Meder, seorang aktivis Swedia yang berpartisipasi dalam aksi tersebut, mengatakan para pengunjuk rasa telah mengadakan demonstrasi pekanan selama lebih dari dua tahun.
Baca Juga: Tentara Israel Perintahkan Evakuasi bagi Warga di Selatan Beirut
Ia menggambarkan situasi di Gaza sebagai “bencana kemanusiaan” dan mendesak pemerintah Swedia serta komunitas internasional yang lebih luas untuk mengadopsi rencana aksi yang konkret.
Para penyelenggara mengumumkan peluncuran inisiatif baru berjudul “sanksi terhadap Israel,” mendorong para pendukung untuk menekan anggota parlemen agar mengambil sikap yang lebih tegas.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Iran Tantang Invasi Darat, Tegaskan Siap Permalukan Pasukan AS
















Mina Indonesia
Mina Arabic