Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga Hari Berturut-turut Israel Larang Jamaah Shalat Tarawih di Masjid Al-Aqsa

Arina Islami Editor : Rudi Hendrik - Selasa, 3 Maret 2026 - 00:41 WIB

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:41 WIB

21 Views ㅤ

Yerusalem, MINA – Penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel berlanjut hingga hari ketiga berturut-turut sejak 28 Februari 2026, disertai larangan shalat Tarawih bagi jamaah, dengan alasan keadaan darurat terkait konflik regional.

Menurut laporan Arab News yang dikutip pada Senin (2/3), otoritas Zionis Israel menutup kompleks masjid sejak Sabtu pagi dan melarang jamaah memasuki area tersebut pada hari berikutnya dengan dalih status darurat.

Sumber Palestina menyatakan, penutupan itu membuat umat Muslim tidak dapat melaksanakan shalat Tarawih selama Ramadhan di Masjid Al-Aqsa.

Al Jazeera juga melaporkan bahwa polisi Zionis Israel pada Sabtu malam mencegah pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih di masjid tersebut dengan alasan keadaan darurat yang diumumkan bersamaan dengan dimulainya serangan militer Amerika–Israel terhadap Iran.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Ikrima Sabri, menyatakan bahwa tidak ada alasan yang dapat membenarkan penutupan tempat suci itu dan menilai langkah tersebut bertujuan memperkuat kontrol atasnya.

Otoritas Palestina juga melaporkan bahwa pasukan Zionis Israel menutup masjid sejak Sabtu pagi, memaksa jamaah keluar dan melarang mereka berada di dalam kompleks.

Kelompok Hamas mengecam keputusan penutupan dan pelarangan shalat sebagai “pelanggaran serius terhadap kebebasan beribadah,” serta menilai tindakan tersebut bagian dari kebijakan sistematis untuk menguasai penuh lokasi suci itu.

Penutupan Masjid Al-Aqsa terjadi di tengah eskalasi konflik kawasan, setelah serangan udara Zionis Israel dan Amerika Serikat ke Iran diikuti serangan balasan rudal Iran, yang meningkatkan ketegangan di Yerusalem Timur dan Tepi Barat yang dijajah.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Sejumlah laporan menyebutkan pembatasan akses ke Masjid Al-Aqsa memang telah diberlakukan sejak awal Ramadhan, termasuk pembatasan usia jamaah, namun penutupan total dan larangan shalat Tarawih kali ini dinilai sebagai langkah paling ketat dalam periode terbaru.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Rekomendasi untuk Anda