Gaza, MINA – Relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dr. Anthon Vermana Ritonga yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10, menangani dua operasi bedah mulut di Rumah Sakit Arab Baptis Al Ahli, Gaza City pada Rabu (5/11).
“Kami sedang menangani pasien bedah mulut dengan diagnosa ranula. Pasiennya anak berusia 12 tahun yang menjalani tindakan sublingual excision,” ujar dr. Anthon dalam keterangan yang diterima MINA, Senin (10/11).
Operasi tersebut merupakan pasien kedua yang ia tangani pada hari yang sama. Sebelumnya, tim medis juga menyelesaikan tindakan bedah mulut dengan prosedur removal plate, yaitu pengangkatan plat logam setelah operasi tulang atau rahang.
Dr. Anthon berhasil memasuki Jalur Gaza pada 21 Oktober bersama konvoi Badan Kesehatan Dunia (WHO). Dua relawan mer-c/">EMT MER-C lainnya, dr. Nico Gandha, dan perawat Nadia Rosi, menyusul masuk pada 24 Oktober. Mereka mulai bertugas di RS Al Ahli sejak 26 Oktober.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Kehadiran tim medis MER-C di wilayah konflik ini menjadi bagian dari upaya membantu memperkuat layanan kesehatan di tengah krisis kemanusiaan yang belum mereda. Serangan berulang penjajah Israel membuat fasilitas kesehatan dan tenaga medis di Gaza semakin terbatas, karena banyaknya kerusakan fasilitas, pasien yang tak henti akibat genosida dan bahan obat-obatan semakin menipis, serta bahan bakar karena pembatasan ketat oleh otoritas penjajah.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic