RESTORAN TURKI SEDIAKAN MAKANAN HALAL DI KORSEL

Salah satu makanan halal di restauran Turki di Seoul, Korea Selatan. (Foto: SeoulGrub.com)
Salah satu makanan halal di restauran Turki di Seoul, Korea Selatan. (Foto: SeoulGrub.com)

Seoul, 27 Jumadil Awwal 1436/18 Maret 2015 (MINA) – Kervan Turkish Restaurant adalah salah satu restoran Turki yang terkenal di Seoul, ibu kota Korea Selatan, menyajikan makanan halal secara umum.

Hal itu menunjukkan setiap hidangan yang disajikan berdasarkan ketentuan hukum Islam, namun belum begitu banyak konsumen yang tahu tentang hal itu.

Banyak orang Korea yang mengunjungi restoran itu mengatakan, mereka datang ke tempat itu karena mereka ingin makanan Turki yang baik, sementara sebagian pelanggan mengatakan mereka tidak tahu tentang Halal, Channe News Asia yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), melaporkan.

“Halal? Saya tidak tahu sama sekali. Saya menikmati makanan Turki pada umumnya, jadi saya membawa teman saya bersama dengan saya,” kata seorang pelanggan.

Di Korea Selatan, mencari restoran halal yang layak bisa menjadi suatu tantangan, sebab sangat langka keberadaannya.

“Di bagian lain Seoul, hanya ada kebab. Di Namdaemun atau Myeongdong, Anda hanya bisa mendapatkan kebab. Untuk sebuah restoran yang tepat, hanya di sini, di Itaewon,” kata seorang penggemar makanan halal.

Itaewon adalah daerah pemerintahan terkecil di distrik Yongsan, Seoul.

Ada lebih 100 restoran Muslim yang ramah di Korea Selatan, sekitar enam di antaranya telah memenuhi kriteria lokal yang ditetapkan oleh Federasi Muslim Korea, menurut Manajer Kervan Turkish Restaurant, Mehmet.

“Tanpa restoran ini, akan benar-benar sulit menemukan makanan halal,” katanya. “Ada beberapa restoran yang menjual makanan halal, tetapi jika tidak ada, Anda tidak bisa mendapatkan makanan halal dari pasar.”

Di Korea Selatan, restoran halal hanya berpusat di sekitar Itaewon, dekat pangkalan utama militer Amerika Serikat di negara itu. Daerah itu telah menjadi kawasan populer di kalangan orang asing dan warga Korea yang mencari beragam restoran.

“Ini sedikit mahal bagi kami, tetapi kami harus makan (halal) sehingga tidak ada banyak pilihan,” kata seorang turis asal Singapura.

Situasi ini tidak lebih baik bagi mahasiswa Muslim yang belajar di Korea Selatan. Negara ini memiliki dua perguruan tinggi yang menawarkan makanan halal, dan salah satunya adalah Universitas Hanyang.

Di restoran universitas dijual makanan halal, tapi tidak disediakan jumlah yang cukup. Hal itu diduga karena adanya kesulitan dalam mendapatkan makanan halal. Menu makanan halal juga paling mahal dibandingkan menu lainnya.

Di Korea Selatan, ada sekitar 135.000 siswa, guru dan pekerja pendatang Muslim. Turis Muslim juga merupakan target penting bagi pemerintah, karenanya mereka mencoba mendorong adanya lebih banyak pilihan makanan dan produk halal untuk menyambut mereka. (T/P001/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0