Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gubernur DKI Serahkan Beasiswa untuk 4.561 Mahasiswa

Rana Setiawan - Kamis, 28 Desember 2017 - 00:46 WIB

Kamis, 28 Desember 2017 - 00:46 WIB

132 Views

(Foto: InfoPublik)

(Foto: InfoPublik)

Jakarta, MINA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan beasiswa kepada 4.561 mahasiswa,  besaran beasiswa beragam berdasarkan jenjang pendidikan yang mereka ajukan.

Mahasiswa D3 dan S1 pemohon baru sebanyak 1.891 orang masing-masing sebesar Rp4.200.000. Mahasiswa lanjutan penerima beasiswa dari Tahun 2015/2016 sebanyak 592 orang dan 2016/2017 sebanyak 1.509 orang masing-masing sebesar Rp4.200.000. Bantuan penulisan skripsi/tugas akhir sebanyak 528 orang masing-masing Rp3.000.000.

Sementara kepada mahasiswa S2 dan S3 untuk penulisan, bantuan penulisan thesis sebanyak 35 orang, dan bantuan penulisan disertasi sebanyak 6 orang. Total dana bantuan sebesar Rp310.500.000, demikian laporan InfoPublik yang dikutip MINA.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada acara penyerahan beasiswa tersebut di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/12), berpesan kepada semua penerima beasiswa, bahwa sebagai penerima beasiswa tentu punya tanggung jawab moral ekstra, karena ikut mendukung kegiatan belajar, bukan hanya penerima beasiswa, orang tua saja, tapi juga masyarakat di luar sana lewat Yayasan Beasiswa Jakarta.

Baca Juga: Kemenag Kirim 1000 Dai ke Wilayah 3T hingga Mancanegara

Inilah dukungan dari masyarakat, maka anda mempunyai tanggung jawab moral ekstra.

“Konsekuensinya yang dapat beasiswa, maka prestasinya harus baik, tidak hanya akademi saja, tapi supaya dikombinasikan, akademi yang kuat, tapi tumbuhkan life skill-nya, kepemimpinnya, entrepreneurship-nya, dan kemampuan organisasi juga ditingkatkan. Dengan demikian akan menjadi orang yang komplit, akademi kuat, intelektual solid, leadership baik, Insya Allah anda akan menjadi orang-orang yang bermanfaat di masa depan,” kata Anies.

“Jadi pesan saya pertama tanggung jawab moral, prestasi, dan yang ketiga dari semua adalah tanamkan keyakinan diri anda, bahwa hari ini saya penerima beasiswa, tapi kelak saya akan jadi pemberi beasiswa. Hari ini terima beasiswa, besok canangkan pada diri anda sendiri, bahwa suatu saat saya akan memberi beasiswa,” tambahnya.

Anies menyebutkan pemberi beasiswa belum tentu jadi pengusaha, tidak, pemberi beasiswa itu bisa jadi pengurus organisasi, bisa mengatur beasiswa itu. “Cara untuk meningkatkan saudara-saudara kita itu adalah bagian dari proses itu,” tambahnya.(R/R01/P2)

Baca Juga: Kolaborasi IMC-AWG, Gelar Talkshow tentang Palestina 

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Cuaca Jakarta Kamis Ini Hujan Ringan

Rekomendasi untuk Anda

MINA Millenia
Pendidikan dan IPTEK
Indonesia
Menag bersama Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Kamala S. Lakhdhir (foto: Kemenag RI)
Indonesia
Indonesia