Ribuan Warga Palestina Gelar Pawai Peringati Nakba ke-76

Ribuan warga Palestina berpartisipasi dalam “Pawai Kepulangan” di desa Lajjun yang terlantar di wilayah pedalaman Palestina yang diduduki. (Photo: Prancis/Shehab News Agency)

Yerusalem, MINA – Ribuan warga Palestina di wilayah yang diduduki pada tahun 1948 bergabung dalam pawai besar-besaran menuju ke tanah desa Hosha dan Al-Kasair yang ditinggalkan, pada peringatan 67 tahun Nakba, Selasa, (14/5).

Dikutip dari Palinfo, peserta memulai pawai dengan membawa bendera Palestina sambil meneriakkan slogan-slogan yang menyerukan diakhirinya perang genosida Israel di Jalur Gaza, dan menuntut hak warga Palestina untuk kembali ke tanah air mereka, desa-desa Palestina yang terlantar dan foto-foto tahanan syahid Walid Daqqa, putra kota Baqa al-Gharbiya, dalam seruan untuk membebaskannya.

Pawai dimulai dari pintu masuk timur ke kota Shefa Amr (di sebelah Taman Al-Bir), di mana para peserta menyatakan solidaritas mereka terhadap Gaza.

Baca Juga:  Di Tengah Konflik, Muslim Rohingya Diusir, Rumah pun Dibakar

“Kebebasan untuk Gaza, Oh Gaza, kami tidak takut, Oh Gaza, Palestina akan datang, kamu adalah pelurunya dan kamu adalah suaranya, persatuan rakyatmu, hai Palestina, akan mengalahkan setiap penjajah, masyarakat Tepi Barat berteriak dan berkata, Hancurkan pendudukan,” begitu teriak ribuan massa.

Anggota Komite Pembela Hak-Hak Pengungsi, Muhammad Kayal, dalam pernyataan persnya mengatakan, dirinya melihat slogan-slogan yang menuntut hak rakyat Palestina untuk kembali ke desa dan kota mereka, dan slogan-slogan lain yang menuntut diakhirinya perang, operasi pembersihan etnis, dan genosida terhadap masyarakat Jalur Gaza, Tepi Barat, dan tempat lain.

“Yang membedakan pawai tahun ini adalah adanya perang brutal terhadap rakyat Palestina, dan bendera Palestina yang dikibarkan di atas kita adalah bendera seluruh massa Arab Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan wilayah Palestina. Kami menuntut diakhirinya pembantaian yang dilakukan dengan keterlibatan Barat dan diamnya negara-negara Arab,” tegasnya.

Baca Juga:  PBNU Terima Delegasi Sekolah Tinggi Pertahanan Inggris

Menjelang peringatan 76 tahun Nakba Palestina yang terjadi pada tahun 1948, yang jatuh pada Rabu, 15 Mei, organisasi dan gerakan Palestina, bersama dengan sejumlah warga Palestina yang mengungsi dari desa mereka dan tetap berada di wilayah yang diduduki pada tahun 1948, mengorganisir pawai dan peristiwa di kota-kota pengungsi Palestina secara bersamaan.

Sejumlah masyarakat desa-desa pengungsi di wilayah yang diduduki pada tahun 1948 mengunjungi desa-desa tempat mereka mengungsi pada tahun Nakba 1948, dan menyelenggarakan acara-acara nasional, menegaskan kepatuhan mereka terhadap hak dan tanah mereka, mengenakan keffiyeh nasional dan mengibarkan bendera Palestina.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Habib Hizbullah

Editor: Widi Kusnadi