Santri Kini Bisa Daftar Jadi Taruna Akademi Polisi

Jakarta, MINA – Santri pondok pesantren kini bisa mendaftar menjadi taruna polisi, sebagaimana  tertuang dalam Persyaratan Penerimaan Terpadu Taruna/I  Akademi Kepolisian RI (Akpol) Tahun Akademi 2019.

Hal ini diapresiasi oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Ditjen Pendidikan Islam Ahmad Zayadi.

Menurutnya, kini peluang menjadi sangat sangat terbuka, bagi para santri untuk menjadi taruna kepolisian.“Ini adalah buah dari sejumlah pertemuan dan pembahasan antara para pimpinan dari institusi Kepolisian, Kementerian Agama dan para Tokoh Pimpinan Pesantren. Tentu, kebijakan ini sangat positif dan patut disyukuri dan diapresiasi,” kata Zayadi di Jakarta, Rabu (13/3).

“Ini sekaligus menjadi instrumen bahwa proses mobilitas sosial-vertikal kaum santri dan Pondok Pesantren akan semakin akseleratif, dan melingkupi semua bidang profesi dan keahlian,” lanjutnya. Demikian keterangan pers Kemenag yang dikutip MINA.

Dit. PD Pontren Kementerian Agama tahun ini akan kembali menggelar Imtihan Wathani atau ujian akhir berstandar nasional untuk satuan Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Total ada 1.180 santri jenjang ulya (setingkat MA/SMA) yang akan ikut Imtihan Wathani yang digelar pada 18 – 20 Maret 2019.

“Untuk para santri, persiapkan yang terbaik. Jika berminat dan memenuhi syarat, setelah lulus nanti bisa daftar sebagai Taruna Polri,” harapnya. (R/R05/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)