Sekitar 90 Ribu Warga Palestina Sholat Tarawih di Masjid Al-Aqsa

Al-Quds, MINA – Sekitar 90.000 orang warga Palestina berbondong-bondong ke Masjid Al-Aqsa pada Sabtu (8/5) untuk sholat tarawih malam ganjil karena ingin mendapatkan Lailatul Qadr, salah satu malam paling suci dalam Islam.

Sekalian menantang kebrutalan polisi Israel yang telah menodai Masjid Al-Aqsa dan Skota Al-Quds, yang telahbanyak minta korban selama hari-hari terakhir ini.

Tidak peduli dengan kekerasan pendudukan Israel yang terjadi di Al-Aqsa pada Jumat malam sebelumnya, puluhan ribu orang Palestina tetap pergi ke masjid itu, Sabtu malam, dengan harapan mendapat Lailatul Qadr pada Sabtu, bertepatan dengan malam 27 Ramadhan. East Monitor Eye melaporkan.

Bukan perjalanan mudah. Polisi Israel mendirikan pos-pos pemeriksaan di luar Yerusalem dalam upaya menghentikan warga Palestina pergi ke Kota Al-Quds.

Tetapi jamaah tetap melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke Yerusalem, sebagaimana yang terlihat dari rekaman yang  beredar luas secara online di paltform media sosial di mana puluhan orang Palestina tetap berjalan ke Yerusalem. 

Malam ini sholat berlangsung dengan aman tanpa gangguan brutal pasukan Israel seperti malam sebelumnya, tapi pasukan Israel dengan cepat  menindak orang-orang Palestina yang keluar dari Kota Tua setelah beribadah.

Banyak orang ditangkap dan melukai setidaknya 90 orang menurut petugas medis.

Peluru logam berlapis karet, gas air mata, dan granat asap ditembakkan ke arah warga Palestina di Gerbang Damaskus, yang dihiasi dengan lampu untuk menandai bulan suci Ramadhan.

Ketegangan yang membara di kota Yerusalem yang diduduki telah terjadi sejak awal Ramadhan, menyusul keputusan polisi Israel baru-baru ini untuk melarang orang beribadah di tangga di luar Bab Al-Amoud (dikenal juga sebagai Gerbang Damaskus), dan upaya untuk secara paksa mengusir puluhan warga Palestina dari rumah mereka di Sheikh Jarrah. (T/R6/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)