STSQABM Online Kerjasama Dengan UNILA untuk Penyediaan Aplikasi Mobile

Bandar Lampung, MINA – Sekolah Tinggi Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STSQABM) Online menandatangani kerjasama dengan Universitas Lampung (UNILA), dalam sebuah upacara di UNILA, Rabu (29/4).

Kerjasama ini berupa penyediaan aplikasi mobile dari pihak UNILA untuk STSQABM yang akan digunakan untuk kuliah online yang selama ini masih terkendala.

“Dalam membantu suksesnya kuliah online di STSQABM, kami akan membuat aplikasi dalam bentuk mobile yang bisa diakses kapanpun dan di manapun, sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kapasitas keilmuan yang tidak terikat dengan ruang dan waktu,” ujar Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Unila Muhammad Komarudin, S.T., M.T. pada  MINA.

STSQABM merupakan sekolah tinggi dalam lingkungan Yayasan Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah yang berlokasi di Muhajirun, Negara Ratu, Lampung Selatan.

Wakil Direktur II bidang Sumber Daya Manusia (SDM) STSQABM, Heri Budianto menjelaskan, aplikasi ini nantinya akan menjadi tempat konsolidasi para pakar dan cendekiawan dari berbagai belahan dunia, yang menjadi dosen di STSQABM untuk memberikan kuliah kepada para mahasiswa.

Melalui kerjasama ini ia berharap, dapat membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi orang-orang yang ingin belajar Al-Qur’an.

“Melalui program ini diharapkan dapat memudahkan mahasiswa dari seluruh dunia untuk belajar AL-Qur’an di SQABM, sehingga dakwah AL-Qur’an kita akan tersebar di seluruh pelosok bumi,” ujarnya.

SQABM telah mendapatkan izin operasional dari Kementerian Agama yang tertuang dalam SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam (DIRJEN PENDIS) Kementerian Agama Republik Indonesia, No. 3373 tahun 2017 tentang Izin Pendirian Perguruan Tinggi Shuffah Al-Qur’an Abdullah Bin Mas’ud (SQABM) yang dikeluarkan di Jakarta tanggal 16 Juni 2017.

SQABM merupakan Lembaga Tinggi unggulan berbasis Al-Qur’an dan Sunnah dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam upaya tegaknya syariat Islam yang rahmatan lil ’alamin serta menghasilkan cendekiawan Muslim yang berkualitas, berilmu dan berakhlaqul karimah.(L/Adz/P1).

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)