Washington, MINA – Sebanyak 52 persen warga Amerika Serikat dilaporkan mendukung pemakzulan Presiden Donald Trump, di tengah meningkatnya kritik terhadap kebijakan luar negeri yang dinilai memperburuk ketegangan dengan Iran.
Newsweek melaporkan, Jumat (10/4), hasil survei terbaru menunjukkan bahwa mayoritas responden menginginkan Kongres mengambil langkah pemakzulan terhadap Trump.
Sementara itu, sekitar 40 persen lainnya menyatakan tidak setuju dengan langkah tersebut, menandakan adanya polarisasi tajam di kalangan publik Amerika Serikat.
Dukungan terhadap pemakzulan ini muncul seiring meningkatnya sorotan terhadap kebijakan Trump terkait Iran, termasuk pernyataan-pernyataan keras yang dinilai memperburuk stabilitas kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Perundingan Iran-AS Gagal, Harga Minyak Langsung Meledak
Hal itu menunjukkan menguatnya tekanan politik terhadap Gedung Putih, terutama dari Partai Demokrat yang dalam beberapa waktu terakhir semakin vokal menyoroti kebijakan luar negeri pemerintahan Trump. Bahkan, sejumlah legislator secara terbuka mendorong langkah pemakzulan di Kongres.
Di sisi lain, pihak pendukung Trump menyebut seruan pemakzulan tersebut sebagai bagian dari dinamika politik yang dipengaruhi polarisasi tajam di AS.
Meningkatnya dukungan publik terhadap pemakzulan dapat berdampak pada stabilitas politik domestik Amerika Serikat. Kondisi ini juga berpotensi memengaruhi arah kebijakan luar negeri AS, terutama di kawasan Timur Tengah yang saat ini masih berada dalam situasi tegang. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Jenderal AL Iran Tegaskan Siap Hadapi AS di Selat Hormuz















Mina Indonesia
Mina Arabic