Syarat Hewan Kurban: Panduan Memilih Hewan yang Layak

Syarat hewan kurban beserta panduan memilih hewan yang hendak dikurbankan. (Foto: Abdullah/MINA)

Oleh Mei Rendi Setiawan, Wartawan Kantor Berita MINA

Memahami syarat hewan kurban sangat penting bagi umat Islam yang ingin menjalankan ibadah kurban dengan benar dan sah. Sebab, kurban tak hanya sekadar membeli lalu menyembelihnya. Daging kurban akan diberikan kepada banyak orang.

Kurban sendiri merupakan ibadah yang disyariatkan untuk memperingati kesetiaan Nabi Ibrahim Alaihis Salam kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sehingga umat Islam diharapkan memilih hewan yang layak dan memenuhi kriteria tertentu.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendetail syarat-syarat yang harus dipenuhi agar hewan dapat dianggap layak untuk kurban.

Syarat Hewan Kurban

Secara umum, para ulama sepakat hewan kurban harus memenuhi tiga syarat, yaitu jenis hewan ternak, memenuhi usia minimal sesuai syariat, dan dalam keadaan sehat saat disembelih. Jadi, sebelum Anda membeli hewan kurban, pastikan tiga syarat tersebut terpenuhi.

Syarat pertama, jenis hewan yang diperbolehkan. Menurut syariat Islam, hanya beberapa jenis hewan yang dapat dijadikan kurban, yaitu sapi, kambing, domba, dan unta. Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Surat Al-Hajj [22]: 34.

Baca Juga:  UNRWA Peringatkan Risiko Kesehatan dan Kerusakan Lingkungan di Gaza

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلۡنَا مَنۡسَكًا لِّيَذۡكُرُوا اسۡمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمۡ مِّنۡۢ بَهِيۡمَةِ الۡاَنۡعَامِ ؕ فَاِلٰهُكُمۡ اِلٰـهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗۤ اَسۡلِمُوۡا‌ ؕ وَبَشِّرِ الۡمُخۡبِتِيۡنَ

Artinya: “Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” (QS. Al-Hajj [22]:34)

Syarat kedua, setiap jenis hewan memiliki ketentuan umur yang harus dipenuhi. Sapi harus berumur minimal dua tahun, kambing dan domba minimal satu tahun, sedangkan unta minimal lima tahun. Memilih hewan yang sesuai dengan ketentuan umur ini sangat penting untuk memastikan kurban sah dan diterima.

Syarat ketiga, kondisi fisik hewan juga menjadi syarat yang tak kalah penting. Hewan yang akan dijadikan kurban harus dalam kondisi sehat, tanpa cacat, dan tidak kurus. Hewan yang buta, pincang, sakit parah, atau sangat kurus tidak boleh dijadikan kurban.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberikan pedoman ringkas mengenai kondisi fisik hewan yang layak dikurbankan, antara lain:

  1. Mata tidak buta.
  2. Telinga tidak terpotong.
  3. Kaki tidak pincang.
  4. Jika memiliki tanduk, harus dalam keadaan sempurna.
  5. Tidak memiliki penyakit.
  6. Berat badan cukup, tidak kurus.
  7. Ekor tidak terpotong.
  8. Kulit tidak memiliki kudis.
  9. Tidak sedang hamil atau menyusui.

Baca Juga:  Khutbah Jumat: Muhasabah Akhir Tahun 1445 Hijriyah

Kondisi fisik yang sempurna menunjukkan hewan tersebut adalah pilihan terbaik dan merupakan bentuk pengorbanan yang maksimal dari pemiliknya. Pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan sebelum membeli hewan kurban bisa menjadi langkah bijak untuk memastikan hewan memenuhi syarat ini.

Selain itu, aspek perawatan dan pemberian pakan juga menjadi bagian dari persiapan yang penting. Hewan kurban harus diberi pakan yang baik dan cukup, sehingga ketika tiba waktu penyembelihan, hewan tersebut dalam kondisi optimal.

Panduan Memilih Hewan Kurban

Menyerahkan hewan kurban yang terbaik haruslah menjadi patokan Anda saat melaksanakan ibadah kurban. Ada beberapa tips dan cara memilih hewan kurban terbaik yang dapat Anda jadikan panduan, antara lain:

  1. Perhatikan kondisi fisik hewan. Pastikan, mata terlihat cerah dan tidak memiliki banyak belek, daun telinga terlihat utuh, tidak pincang, cermin hidung dalam keadaan bersih, serta buah zakar (untuk hewan jantan) dalam kondisi lengkap.
  2. Bulu hewan tidak kusam dan bersih.
  3. Gerakan lincah, berat badan tidak dalam kondisi yang sangat kurus. Hewan yang sakit ditandai dengan kondisinya yang lesu, lebih banyak duduk, atau saat berdiri terlihat sempoyongan.
  4. Periksa selera makan hewan ketika Anda berada di tempat penjualan hewan. Pastikan sapi atau kambing yang Anda pilih memiliki nafsu makan yang baik.
  5. Lihat kondisi lebih dalam, apakah hewan memiliki luka luar atau lebam. Hal ini untuk memastikan hewan tersebut dipelihara dengan baik.
  6. Membeli hewan dari peternak yang terpercaya atau tempat yang memang khusus menyediakan hewan kurban seringkali memberikan jaminan bahwa hewan tersebut telah memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan. Tempat penyedia hewan kurban biasanya menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dijual.

Baca Juga:  Menhan Prabowo Kunjungi MBS Bahas Isu Global dan Palestina

Dengan memahami dan menerapkan syarat hewan kurban, umat Islam bisa memastikan ibadah kurban mereka sah dan diterima. Memilih hewan kurban yang layak tidak hanya menunjukkan kepatuhan pada syariat, tetapi juga mencerminkan niat tulus dan penghormatan terhadap perintah agama.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Rendi Setiawan

Editor: Widi Kusnadi