Tablig Akbar Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Bela Al-Aqsha

Tablig akbar Jama’ah Muslimin (Hizbullah) di Masjid At-Taqwa, Komplek Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Provinsi Jawa Barat, Ahad, 30 Juli 2017. (Foto: Rana Setiawan/MINA)

Bogor, MINA – Ribuan jemaah dari Jakarta dan kota-kota sekitarnya menghadiri tablig akbar yang diadakan oleh Jama’ah Muslimin (Hizbullah) di Masjid At-Taqwa Komplek Pondok Pesantren Al-Fatah Bogor untuk mendukung Masjid Al-Aqsha, Ahad (30/7).

Acara yang mengambil tema “Dengan Silaturrahim Kita Tingkatkan Ruhul Jihad dan Kepedulian untuk Kejayaan Islam dan Pembelaan Terhadap Masjidil Aqsha” dihadiri sekitar 3000 jemaah.

Alhamdulillah yang hadir dari beberapa wilayah, Cikampek, Tomang, Tanjung Priuk, dan beberapa wilayah lainnya,” kata pemimpin Jamaah Muslimin (Hizbullah) wilayah Jabodetabek, Sakuri.

Dalam sambutannya, Sakuri mengatakan, setiap umat Islam akan ditanya bagaimana kamu membela Al-Aqsha oleh Allah nanti di akherat.

Dia mengisahkan tentang seorang dokter yang bertanya, mengapa Allah “membiarkan” Palestina dan Masjid Al-Aqsha terus dizalimi oleh Zionis.

“Saya jawab bahwa kamu akan ditanya bagaimana kamu membela Al-Aqsha, bukan Allah yang ditanya,” kata Sakuri di hadapan hadirin yang berasal dari kota Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Dalam rangka membebaskan Masjid Al-Aqsha, kiblat pertama dalam Islam, Sakuri mengimbau agar muslimin memperbanyak puasa Senin dan Kamis atau puasa Nabi Daud.

Kuasa Usaha ad interim Kedutaan Besar Palestina Indonesia Mr. Taher Hamad juga turut hadir dalam acara tersebut. Ia menyampaikan kondisi terakhir di Palestina khususnya ketegangan yang terjadi di Masjid Al-Aqsha, Kota Al-Quds.

Taher Hamad mengatakan bahwa Palestina memberikan apresiasi atas upaya bangsa Indonesia yang konsisten mendukung rakyat Palestina meraih kemerdekaan dan upaya perjuangan mengembalikan Masjid Al-Aqsha ke pangkuan umat Islam dari pendudukan Israel.

“Kami mewakili Duta Besar Palestina mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat Indonesia, khususnya Jamaah Muslimin (Hizbullah) yang telah membantu upaya  kami untuk bebas dari penjajahan Israel. Allahu Akbar…! Al-Aqsha Haqquna…!” ujarnya.

Jama’ah Muslimin (Hizbullah) sejak ditegakkan tahun 1953 sebagai wadah kesatuan umat Islam, secara konsisten memberikan dukungan terhadap perjuangan bangsa Palestina.

Jama’ah Muslimin (Hizbullah), berpusat di Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, memelopori gerakan Pembebasan Al-Aqsha sejak Gerak Jalan Cinta Al-Aqsha pertama kali pada Kamis malam, 14 September 2006.(L/P3/RI-1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)