Kabul, MINA – Sekretaris Pertahanan Amerika Serikat (AS), Jim Mattis tiba di Kabul secara diam-diam dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, melakukan kunjungan ke Afghanistan, Selasa (13/3).
Kunjungan dengan tiba-tiba itu untuk menilai kondisi konflik dan menggali prospek untuk rekonsiliasi Afghanistan dengan Taliban.
Seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada Pajhwok Afghan News yang dikutip MINA, selama perjalanan tanpa pemberitahuan sebelumnya itu, menteri pertahanan akan bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani, pejabat pemerintah lainnya dan tentara AS.
Menjelang pendaratan di ibu kota, Mattis mengatakan kepada wartawan, bahwa penyelesaian politik antara pemerintah Ghani dan Taliban kemungkinan akan terjadi. Dia mengaku melihat tanda-tanda ketertarikan dari beberapa elemen Taliban dalam pembicaraan.
Baca Juga: Trump Klaim Mesir dan Yordania akan Patuhi Usulan Pembersihan Etnis Palestina
“Ada ketertarikan yang telah kami dapatkan dari tim Taliban. Kami memiliki beberapa kelompok Taliban yang telah mulai datang atau menyatakan minat untuk berbicara,” katanya.
Namun, dia menjelaskan, kemungkinannya tidak seluruh Taliban akan datang dalam satu kesempatan. Hal itu mungkin terlalu jauh untuk diharapkan.
“Tetapi ada unsur Taliban yang jelas tertarik untuk berbicara dengan pemerintah Afghanistan,” kata Mattis. (T/B05/RS3)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Tabrakan Pesawat American Airlines vs Helicopter UH-60 Black Hawk, Ini Reaksi Trump