
Desa Rohingya di Maungdaw Utara, Negara Bagian Rakhine, Myanmar dibakar tentara. (Foto: dok. Arakan Times)
Maungdaw, MINA – Pasukan gabungan Myanmar membakar lagi empat desa, tiga desa di Buthidaung Utara Jumat (22/9) pukul 1.30 siang dan sebuah desa di Maungdaw Utara sehari sebelumnya.
Koresponden Arakan Times yang dikutip MINA melaporkan bahwa seluruh rumah di desa dibakar.
Pasukan gabungan tentara dan Polisi Penjaga Perbatasan (BGP) dalam tiga kelompok memasuki desa-desa dan membakar semua rumah warga Rohingya.
Baca Juga: Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Gaza dan Ukraina
Serangan itu terjadi di tengah seruan masyarakat internasional terhadap otoritas Myanmar agar menghentikan kekerasan terhadap minoritas Muslim di Negara Bagian Rakhine.
Serangan pasukan keamanan itu telah memaksa warga Rohingya melarikan diri ke Bangladesh.
PBB dan lembaga-lembaga kemanusiaan menyebut militer Myanmar melakukan “genosida” dan “pembersihan etnis” secara sistematis terhadap orang-orang Rohingya.
Menurut sumber terpercaya, 95% populasi Rohingya dari Maungdaw, 90% dari Rathedaung, dan 50% dari Buthidaung telah melarikan diri ke Bangladesh.
Baca Juga: Asap Klorin Beracun Membuat 160 Ribu Warga Catalonia, Spanyol Terisolasi
Pengungsi Rohingya yang baru tiba di Bangladesh juga menghadapi krisis pangan dan tempat penampungan yang akut. (T/RI-1/RS2)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Zelensky Nyatakan Siap Berdialog dengan Rusia, Usulkan Gencatan Senjata 30 Hari