Jakarta, MINA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak media nasional untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan literasi zakat di masyarakat. Media dinilai punya peran penting dalam membangun kesadaran berzakat masyarakat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan para mustahik.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media atas peran besarnya dalam mendukung syiar zakat di Indonesia.
“Jika tidak ada informasi yang transparan, muzaki bisa ragu dan tidak yakin bahwa dana zakat, infak, sedekah, dan donasi lainnya benar-benar dikelola dengan baik. Berkat peran media, masyarakat semakin teredukasi dan mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS,” ujar Subhan dalam keterangan yang diterima MINA, Kamis (27/3).
Subhan juga menyoroti perbedaan besar antara pekerjaan di bidang zakat dengan tugasnya sebelumnya di sektor haji. Menurutnya, jumlah pekerjaan dalam pengelolaan zakat jauh lebih banyak dan kompleks karena mencakup aspek penghimpunan, pengelolaan, hingga penyaluran dana kepada yang berhak menerimanya.
Baca Juga: Presiden Prancis Dijadwalkan Berkunjung ke Indonesia Mei Mendatang
“Jika berbicara tentang jumlah pekerjaan, zakat memiliki lebih banyak aspek. Dana zakat harus dihimpun sendiri, dan cara untuk mengumpulkan dana tersebut memerlukan strategi yang tepat serta usaha yang tidak sedikit,” tambahnya.
Subhan menegaskan,transparansi dalam pengelolaan zakat menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik.
Senada dengan Subhan, Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati, mengatakan, sinergi antara BAZNAS dan rekan-rekan media BMC menjadi agenda rutin yang terus diperkuat.
“Alhamdulillah, keberadaan BMC sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap zakat. Media menjadi jembatan utama antara BAZNAS dan publik,” lanjutnya. []
Baca Juga: Prancis dan Uni Eropa Bantu Perkuat Keamanan Pelabuhan Asia, Termasuk Indonesia
Mi’raj News Agency (MINA)