Bandar Lampung, MINA – Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya bermain imbang 0-0 di babak pertama laga Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (28/11) sore.
Tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan melakukan serangan bertubi-tubi ke area pertahanan Bajul Ijo, tetapi benteng tim tamu masih terlalu kokoh.
Pertandingan babak kedua dimulai.
Tekanan Persebaya di awal babak kedua
Baca Juga: Laga Munchen vs Madrid Malam Ini: Duel Raksasa Eropa Perebutkan Tiket Semifinal
Kick-off dimulai dari tim tamu. Persebaya ganti menekan sejak awal di babak kedua ini. Tiga serangan mengancam gawang Bahayangkara dalam 3 menit yang ditutup dengan tendangan keras Bruno Moreira (10), tetapi masih tipis di sisi luar tiang gawang.
Pada menit ke-52, wasit melihat monitor VAR di luar lapangan untuk kemungkinan kartu merah untuk Fareed Sadat (16) yang menginjak kaki Rachmat Irianto (53).
Wasit kemudian memutuskan, kartu kuning untuk Fareed Sadat.
Peluang emas Arief Catur
Baca Juga: Babak Tambahan Al-Ittihad vs Al-Wahda: Drama Penalti di Injury Time
Pada menit ke-55, peluang emas di dapat oleh Persebaya lewat tendangan Arief Catur (2) yang mendapat bola muntah di depan gawang Bhayangkara. Namun, kiper Aqil Savik (1) mampu memblokir tendangan jarak dekat itu.
Hingga 15 menit pertama babak kedua, justru Bajul Ijo mendominasi tekanan.
Kisruh pergantian pemain Bhayangkara
Sempat terjadi kekisruhan pada menit ke-66. Kubu Persebaya melakukan protes di saat pergantian pemain di kubu Bhayangkara FC.
Baca Juga: Al-Ittihad vs Al-Wahda: Gol Tunggal Christian Benteke Gagal Beri Kemenangan
Wasit berkoordinasi cukup lama, sampai mengecek data pergantian. Ternyata satu pemain Bhayangkara, yaitu Christian Ilic (30) yang seharusnya keluar di saat penggantinya sudah masuk lapangan. Namun, dia masih di dalam.
Dua penyelamatan gemilang
Pada menit ke-80, tim tuan rumah berkesempatan menyerang keluar dan memberi ancaman mematikan terhadap gawang Persebaya.
Nehar Sadiki melakukan sundulan on target dan terukur, mengirim bola jauh dari posisi kiper Ernando Ari (21).
Baca Juga: FIFA Tolak Permintaan Iran Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Ernando melompat terbang ke samping dan ternyata berhasil menepis bola.
Serangan belum berhenti. Satu tembakan dari sudut sempit pun mampu diblokir oleh Ernando.
Tragedi gol bunuh diri
Pada menit ke-83 Persebaya kembali menekan. Umpan sontekan lambung dari Mihailo Perovic (11) disambut oleh Arief Catur (2).
Baca Juga: Adu Penalti Al-Hilal vs Al-Sadd: Siapa yang Tersingkir?
Pertahanan Bhayangkara menjadi panik, terlebih ketika bola lolos pelan lewat antara kedua kaki kiper Aqil Savik (1).
Melihat bola lolos, bek Bhayangkara, Putu Gede (2) cepat datang menendang bola untuk menjauhi gawang. Namun, tragedi terjadi.
Bola yang ditendang justru mengenai badan kiper Aqil Savik yang membuat bola memantul masuk gawang.
Gol. Skor 0-1 ketika wasit menyatakan gol tersebut tanpa pelanggaran.
Baca Juga: Al-Hilal vs Al-Sadd: 3 Gol The Boss Dibalas Kontan
Serangan bertubi-tubi Bhayangkara
Tertinggal dari tim tamu, memaksa The Guardians keluar menyerang dan melakukan serangan bertubi-tubi ke pertahanan Bajul Ijo di injury time 10 menit.
Persebaya pun melakukan posisi bertahan di sisa waktu.
Pada menit ke-90+8, serangan bertubi-tubi Bhayangkara membuahkan hasil. Dari lemparan jauh ke dalam oleh Leo Silva (3), Dendy Sulistyawan (22) menyambut bola dengan sundulan melambung ke belakang dari sudut sempit.
Bola melambung melewati posisi kiper Ernando Ari. Bola masuk ke tiang jauh.
Baca Juga: Al-Hilal vs Al-Sadd: Berbalas Gol di Babak Pertama
Gol. Sontak tim tuan rumah bersorak keras. Dendy sang pencetak gol penyama kedudukan melakukan selebrasi emosional.
Skor 1-1.
Di sisa waktu, Bhayangkara FC tidak mengendurkan serangannya. Masih bertubi-tubi, memaksa kiper Ernando terbang dan jatuh, melakukan penyelamatan-penyelamatan penting.
Namun pada akhirnya, peluit panjang berbunyi. Pertandingan berakhir imbang, 1-1.
Baca Juga: Piala AFF U-17 2026: Indonesia Cukur Timor Leste 4-0
Hasil itu membuat Bhayangkara masih tetap di posisi 7 klasemen sementara dan Persebaya Surabaya di posisi 8. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pertamina Enduro vs Electric PLN: Megawati dan Ibu Komisaris Sukses Balas Dendam
















Mina Indonesia
Mina Arabic