Gaza, MINA – Mohsen Abu Ramadan, Kepala Otoritas Nasional untuk Mendukung Rakyat Palestina, menekankan, rakyat Palestina di Jalur Gaza berdiri di hadapan upaya mempertahankan tanah di Negev.
Dia menekankan, orang-orang Gaza mendukung perjuangan orang-orang Palestina di Tepi Barat dan wilayah yang dikuasi pendudukan. Quds Press melaporkan, Sabtu (23/3).
“Kita semua harus bersatu dalam menghadapi upaya pendudukan untuk melakukan yahudisasi di tanah Negev,” ujarnya di hadapan ribuan peserta, dalam pertemuan Hari Tanah Palestina.
Acara dikoordinir oleh Komisi Nasional untuk Dukungan Rakyat Palestina, dengan partisipasi tokoh-tokoh Palestina dari pedalaman yang diduduki.
Baca Juga: Israel Terus Serang Gaza Meski Gencatan Senjata Disepakati
Pembicara lain, Muhammad Baraka, Ketua pejabat di Komite Tindak Lanjut Arab di Rumah, memperingatkan agar pendudukan tidak mengubah bulan Ramadhan menjadi bulan berdarah, untuk membenarkan serangan terhadap Masjidil Aqsa.
Sementara itu, Khaled al-Batsh, Koordinator Pasukan Nasional dan Islam, menegaskan, perlawanan di Jalur Gaza terus mendukung orang-orang di pedalaman yang diduduki dengan senjata.
“Upaya pendudukan untuk menyerang orang-orang kami tidak akan lolos, dan perlawanan akan tetap berlanjut,” ujarnya.
Hari Tanah diperingati setiap tanggal 30 Maret, mengacu pada serangan pasukan penduduka Israel tanggal 30 Maret 1976, yang menewaskan enam warga.
Baca Juga: Peneliti Universitas Tel Aviv: Israel Tidak Pernah Mampu Kalahkan Hamas
Pada tanggal tersebut militer Israel menyerang warga yang memprotes aksi pencaplokan tanah 2.000 hektar di Galilea oleh pendudukan. (T/RS2/RI-1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Gencatan Senjata di Gaza Mulai Berlaku