Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Transportasi Darat Langsung Turkiye-Suriah Kembali Beroperasi setelah 13 Tahun

sri astuti Editor : Widi Kusnadi - 47 detik yang lalu

47 detik yang lalu

0 Views

Ilustrsi: pengungsi Suriah. (Foto: The Globe Post)

Ankara, MINA – Transportasi darat langsung antara Turkiye dan Suriah kembali beroperasi setelah jeda 13 tahun, Menteri Perhubungan Turki mengumumkan pada Jumat (29/8), Anadolu melaporkan.

“Setelah jeda 13 tahun, transportasi darat internasional langsung antara Turki dan Suriah telah kembali beroperasi. Kemarin, empat truk melewati Gerbang Perbatasan Cilvegozu, dari Mersin ke Aleppo, dan tiga truk dari Idlib ke Mersin,” kata Abdulkadir Uraloglu dalam sebuah pernyataan.

Ia mengatakan, sebelumnya transportasi darat antara kedua negara dilakukan dengan transit selama “beberapa waktu.”

Uraloglu menyatakan operasi transportasi di Suriah terhenti total akibat kerusuhan sipil yang dimulai pada tahun 2011. Selama bertahun-tahun, kargo di perlintasan perbatasan diangkut melalui transshipment.

Baca Juga: Turkiye Luncurkan Sistem Pertahanan Udara “Steel Dome” Tandingi Iron Dome Israel

Ia menjelaskan, mereka memulai proses untuk melanjutkan transportasi menyusul perkembangan di negara tersebut pada Desember 2024, dan mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman dengan Suriah terkait transportasi jalan pada Forum Koridor Transportasi Global yang diselenggarakan di Istanbul pada 27-29 Juni.

Ia mencatat bahwa pertemuan teknis telah diadakan di Gerbang Perbatasan Cilvegozu pada 9 Juli untuk menentukan persyaratan perjalanan dan bahwa mereka kini telah memulai proses ini.

Uraloglu mengungkap, dengan dimulainya kembali transportasi, kendaraan dengan pelat nomor Turki dan Suriah kini akan langsung mencapai tujuan mereka, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk mentransfer kargo di perbatasan.

“Dibandingkan Agustus 2024 dengan Agustus 2025, terjadi peningkatan 50% dalam transportasi kami ke Suriah. Tren ini akan terus meningkat. Dengan dibukanya kembali rute Suriah, transportasi dari kota-kota seperti Hatay, Gaziantep, dan Mersin ke Yordania dan Arab Saudi akan menjadi lebih cepat. Langkah ini tidak hanya akan menyegarkan eksportir kami tetapi juga perekonomian regional,” tambahnya.

Baca Juga: Mobil-Mobil Berhanyutan Tersapu Banjir Bandang di Arab Saudi

Keputusan ini diambil setelah runtuhnya rezim Bashar al-Assad Desember lalu.

Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia pada bulan Desember, mengakhiri rezim Partai Ba’ath, yang telah berkuasa sejak tahun 1963. Pemerintahan transisi baru yang dipimpin oleh Ahmad al-Sharaa dibentuk pada bulan Januari. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Yaman Serang Bandara Al-Lydd di Yafa Israel dengan Rudal Balistik

Rekomendasi untuk Anda