Washington, MINA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap Paus Leo XIV, dengan menuduh pemimpin Gereja Katolik itu bersikap seperti politikus dan berpihak pada kelompok kiri.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump sebagai respons atas kritik Paus Leo terhadap kebijakan perang dan pendekatan militer Amerika Serikat, khususnya terkait konflik dengan Iran.
Trump menilai Paus telah melampaui perannya sebagai pemimpin agama dan terlalu jauh terlibat dalam isu politik global. Anadolu melaporkan, Senin (13/4).
Dalam pernyataannya, Trump juga menyebut Paus Leo sebagai sosok yang “terlalu liberal” dan tidak tegas dalam menghadapi isu keamanan, bahkan menudingnya bersikap lunak terhadap negara-negara yang dianggap sebagai ancaman oleh Washington. Kritik tersebut disampaikan baik dalam pernyataan publik maupun melalui media sosial miliknya.
Baca Juga: Perundingan Iran-AS Gagal, Harga Minyak Langsung Meledak
Di sisi lain, Paus Leo XIV tetap konsisten menyuarakan penolakan terhadap perang dan kekerasan. Ia menegaskan bahwa peran moral pemimpin dunia, termasuk pemimpin agama, adalah mendorong perdamaian dan melindungi kemanusiaan, bukan memperkuat konflik bersenjata.
Ketegangan antara Trump dan Paus Leo mencerminkan perbedaan tajam antara pendekatan politik dan moral dalam menyikapi konflik internasional.
Paus secara terbuka mengkritik ancaman perang dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak dapat diterima, terutama jika berdampak pada warga sipil.
Polemik ini menunjukkan meningkatnya gesekan antara kepemimpinan politik dan otoritas moral global. []
Baca Juga: Jenderal AL Iran Tegaskan Siap Hadapi AS di Selat Hormuz
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic