Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Türkiye Bidik Netanyahu, Minta Interpol Terbitkan Red Notice

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Ahad, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

11 Views ㅤ

Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan (foto: IG)

Ankara, MINA – Pemerintah Türkiye meminta Interpol menerbitkan Red Notice untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait perkara serangan terhadap aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang berlayar menuju Gaza.

Permintaan itu diajukan setelah pengadilan Türkiye mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu pada 14 Juli 2026. Anadolu melaporkan, Ahad (23/8).

Menteri Kehakiman Türkiye Akın Gürlek mengatakan permintaan tersebut berkaitan dengan proses hukum yang berlangsung di Pengadilan Kriminal Tinggi ke-11 Istanbul terhadap 35 terdakwa, termasuk Netanyahu dan pejabat Israel Afek Moskovitch.

Keduanya didakwa antara lain dengan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, penyiksaan, perampasan kebebasan, serta penyerangan terhadap warga sipil.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Kasus tersebut berawal dari tindakan Israel terhadap kapal-kapal Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza.

Türkiye menilai intervensi terhadap para aktivis di perairan internasional merupakan pelanggaran serius dan berupaya menggunakan jalur hukum nasional maupun internasional untuk meminta pertanggungjawaban pihak yang dianggap terlibat.

Gürlek menegaskan Ankara tidak ingin dugaan kejahatan terhadap warga sipil dan pekerja kemanusiaan berlalu tanpa pertanggungjawaban. Ia mengatakan Türkiye akan menggunakan seluruh instrumen yang tersedia berdasarkan hukum nasional dan internasional untuk mengejar pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab.

Langkah tersebut juga berlangsung di tengah memburuknya hubungan Türkiye dan Israel. Ketegangan kedua negara meningkat setelah serangan Israel terhadap pangkalan Abu al-Duhur di Suriah pada Agustus, sementara Ankara semakin aktif dalam isu Gaza dan keamanan Suriah.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Amerika Serikat sebelumnya juga berupaya membangun mekanisme komunikasi untuk mencegah bentrokan antara Türkiye dan Israel di Suriah. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

Rekomendasi untuk Anda