UEA Berkomitmen Selesaikan Konflik Palestina-Israel’

New York, MINA – Uni Emirat Arab (UEA) tetap berkomitmen untuk meningkatkan upaya mengakhiri konflik Palestina-Israel dan bekerja dengan mitra regional dan internasional untuk menemukan solusi yang memenuhi aspirasi sah rakyat Palestina.

Lana Nusseibeh, Duta Besar dan Perwakilan Tetap UEA untuk PBB, pada rapat pleno Sidang Umum PBB tentang Masalah Palestina, mengatakan, “Timur Tengah sedang menyaksikan banyak konflik dan krisis yang melelahkan rakyatnya.” Saudi Gazette melaporkan, Jumat (4/12).

Apalagi dengan masih mewabahnya virus covid-19, tantangan yang ada menjadi lebih buruk, lanjutnya.

“Komunitas internasional perlu terus mencari solusi permanen untuk masalah ini, dengan memikirkan pendekatan dan langkah-langkah baru untuk membawa perdamaian dan stabilitas ke kawasan,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan pesan solidaritas yang dikirim oleh Emir UEA Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan ke PBB pada kesempatan Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina, yang menyatakan, “Pemerintah UEA dan rakyatnya menegaskan kembali komitmen permanen untuk mendukung Palestina yang bersaudara dalam mencapai semua hak mereka yang sah sesuai dengan hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan.”

Bertepatan dengan perayaan hari nasional ke-49 UEA, Nusseibeh menekankan bahwa masalah Palestina telah menjadi prioritas kebijakan luar negeri negaranya.

Dia menggarisbawahi bahwa UEA tidak akan meninggalkan posisi tegasnya, yang sejalan dengan posisi Arab, dalam mendukung pembentukan negara Palestina merdeka berdasarkan perbatasan pra-1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Untuk itu, tambahnya, perlu dilakukan upaya untuk mendukung inisiatif yang bertujuan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perdamaian dan pembentukan solusi dua negara.

Mengingat Kesepakatan Abraham, produk dari negosiasi politik dan diplomatik, ia mengatakan perjanjian itu akan mendukung upaya positif dan efektif UEA untuk membawa perdamaian ke Timur Tengah.

Dia juga menekankan perlunya menghentikan praktik ilegal di wilayah Palestina, termasuk membangun dan memperluas pemukiman, melanggar tempat-tempat suci di Yerusalem, menghancurkan properti, dan blokade di Gaza.

Dia memperbarui komitmen UEA untuk memberikan bantuan kepada rakyat Palestina, termasuk dengan mendukung badan-badan PBB, dengan kontribusi keuangan UEA sejauh ini, yang melebihi USD 840 juta dari 2013-2020.

UEA adalah salah satu donor utama untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

Dia menambahkan, UEA sebagai ketua Komite Penasihat UNRWA sejak Juli 2020, terus berusaha untuk memperkuat kerja badan tersebut, termasuk dalam transformasi digital pendidikan, pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta kelestarian lingkungan. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)