Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ulama Terkemuka India Komentari Ketegangan Afghanistan-Pakistan

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Selasa, 3 Maret 2026 - 16:36 WIB

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:36 WIB

35 Views

Salman Nadwi, ulama terkemuka di Uttar Pradesh, India. (Gambar: dok. Ariana News)

Lucknow, MINA – Ulama terkemuka India, Salman Nadwi, memberikan pandangannya tentang ketegangan dan bentrokan baru-baru ini antara Afghanistan dan Pakistan, dengan merilis pernyataan video berdurasi 13 menit.

Dilansir dari Ariana News pada Selasa (3/3), dalam video yang dipublikasikan di saluran YouTube resminya, Nadwi mengkritik lembaga militer Pakistan saat ini, menggambarkannya sebagai “penindas” dan “tidak adil.”

Ulama yang tinggal di Negara Bagian Uttar Pradesh tersebut, menuduh angkatan bersenjata Pakistan lebih memprioritaskan kepentingan asing daripada kesejahteraan penduduknya sendiri.

Menanggapi situasi di Afghanistan, Nadwi mengatakan bahwa otoritas negara tersebut bertindak untuk mempertahankan wilayah dan sistem pemerintahan mereka.

Baca Juga: Iran Tantang Invasi Darat, Tegaskan Siap Permalukan Pasukan AS

Ia mengkarakterisasi perlawanan terhadap apa yang disebutnya sebagai “agresi militer” adalah hal yang sah dari perspektifnya.

Ulama tersebut juga mempertanyakan posisi yang diambil oleh sebagian ulama dan tokoh politik Pakistan, mendesak mereka untuk mempertimbangkan kembali pendiriannya tentang meningkatnya ketegangan.

Ia menyatakan kekecewaannya atas apa yang ia sebut sebagai keheningan atau tanggapan yang tidak memadai dari beberapa tokoh berpengaruh di Pakistan.

Sebagai penutup pidatonya, Nadwi menyerukan kepada umat Muslim untuk menilai situasi dengan cermat dan mengambil sikap yang ia sebut sebagai sikap berprinsip melawan ketidakadilan dan pengaruh eksternal.

Baca Juga: Dapat Senjata dari AS, Milisi Kurdi Mulai Operasi di Perbatasan Iran-Irak

Komentar Nadwi muncul di tengah meningkatnya gesekan antara Afghanistan dan Pakistan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Iran Tolak Dialog dengan AS, Sebut Diplomasi Tak Lagi Bisa Dipercaya

Rekomendasi untuk Anda