Uni Eropa Berambisi Kurangi 55 Persen Emisi Gas Rumah Kaca

Foto: Tangkap Layar

Jakarta, MINA – Melalui paket proposal kebijakan “Fit for 55”, Uni Eropa berambisi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca bersih setidaknya 55 persen pada 2030.

Paket proposal tersebut mencakup kebijakan iklim, energi, penggunaan lahan, transportasi, dan perpajakan dengan tujuan utama, menjadikan Eropa menuju benua netral iklim pertama di dunia pada 2050.

“Tujuan jangka panjang kita ingin mewujudkan nol emisi di tahun 2050,” kata Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dalam webinar Kesepakatan Hijau Eropa dan Paket Kebijakan Iklim ‘Fit for 55’: Apa Artinya Bagi Indonesia?, Rabu (21/7).

Dubes Piket menjelaskan, paket tersebut berisi 13 proposal legislatif, dengan delapan peraturan yang telah berlaku lebih diperkuat lagi dan lima kebijakan baru diperkenalkan.

Paket yang diluncurkan oleh Komisi Eropa pada 14 Juli lalu tersebut lebih mengarahkan agar target iklimnya pada tahun 2030 tercapai secara adil, hemat biaya, dan kompetitif.

Selain itu, transisi menuju EU yang lebih hijau juga diharapkan untuk dapat menciptakan berbagai peluang untuk membantu mereka yang rentan dengan mengatasi ketidaksetaraan dan kemiskinan energi.

Hal tersebut, menurut Piket, juga akan berdampak pada perdagangan eksternal Uni Eropa ke depannya. Secara bertahap impor dan ekspor akan berpaku pada produk-produk yang menyesuaikan dengan pembatasan karbon di produk-produknya, yang syaratnya sudah dibuat oleh Uni Eropa.

Uni Eropa juga akan mendorong investasi kepada negara lain, khususnya Indonesia agar mengikuti syarat produk rendah karbon yang sudah ditingkatkan.

“Berkaitan dengan memperkenalkan teknologi baru, yang akan dibawa ke Indonesia, akan mendorong secara luar biasa. Walaupun tidak langsung, bukan hanya Uni Eropa tapi juga Indonesia,” ujarnya. (L/RE1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)