Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga Kabul Diliputi Ketakutan Usai Ledakan Guncang Ibu Kota di Tengah Memanasnya Konflik dengan Pakistan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 27 Februari 2026 - 08:02 WIB

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:02 WIB

16 Views

Bom di Ibu kota Kabul (foto: X)

Kabul, MINA – Warga ibu kota Kabulm Afghanistan dilanda kepanikan setelah suara ledakan keras mengguncang sejumlah titik di ibu kota Afghanistan, Jumat (27/2) dini hari di tengah meningkatnya ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan.

Suara dentuman yang terdengar sejak Kamis pagi hari membuat masyarakat berlarian mencari perlindungan, sementara aktivitas kota mendadak lumpuh.  Ariana news melaporkan.

Penduduk setempat menyebutkan suara ledakan disertai deru pesawat di langit Kabul. Beberapa wilayah dilaporkan mengalami kerusakan, meskipun otoritas setempat belum merilis data resmi terkait korban jiwa maupun dampak material secara rinci.

Situasi ini menambah kecemasan warga yang telah lama hidup dalam bayang-bayang konflik berkepanjangan.

Baca Juga: Iran Tantang Invasi Darat, Tegaskan Siap Permalukan Pasukan AS

Ketegangan meningkat setelah kedua negara saling menuduh melakukan serangan lintas batas. Pemerintah Afghanistan menyatakan wilayahnya menjadi sasaran operasi militer, sementara Pakistan mengeklaim tindakan tersebut sebagai respons terhadap ancaman keamanan dari kelompok bersenjata di perbatasan.

Bentrok di sepanjang garis perbatasan Durand Line dilaporkan terjadi dalam beberapa hari terakhir, memicu kekhawatiran akan eskalasi yang lebih luas.

Pertukaran tembakan dan serangan udara disebut-sebut memperburuk situasi keamanan regional serta meningkatkan risiko korban sipil.

Sejumlah pengamat menilai konflik ini berpotensi memperparah krisis kemanusiaan di Afghanistan, yang saat ini masih menghadapi tekanan ekonomi, keterbatasan bantuan internasional, serta kondisi sosial yang rapuh.

Baca Juga: Dapat Senjata dari AS, Milisi Kurdi Mulai Operasi di Perbatasan Iran-Irak

Masyarakat sipil kembali menjadi pihak yang paling terdampak dalam dinamika politik dan militer kedua negara.

Hubungan Afghanistan dan Pakistan telah lama diwarnai ketegangan, terutama terkait isu keamanan perbatasan dan keberadaan kelompok militan seperti Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP).

Sejak Taliban kembali berkuasa di Kabul pada 2021, Islamabad kerap menuduh Afghanistan gagal menekan aktivitas militan yang menyerang wilayah Pakistan. Di sisi lain, Kabul menegaskan tidak mengizinkan wilayahnya digunakan untuk mengancam negara lain.

Eskalasi terbaru ini menjadi salah satu yang paling serius dalam beberapa bulan terakhir dan memicu kekhawatiran komunitas internasional terhadap stabilitas kawasan Asia Selatan. []

Baca Juga: Iran Tolak Dialog dengan AS, Sebut Diplomasi Tak Lagi Bisa Dipercaya

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda