Widi Kusnadi: Islam Ajarkan Kebaikan dan Kemaslahatan Umat

Kabupaten Bogor, MINA – Dai Al-Fatah Widi Kusnadi mengatakan di hadapan jamaah shalat Jumat Masjid At-Taqwa, Pondok Pesantren Al-Fatah, Cileungsi, Kab. Bogor, agama Islam adalah mengajarkan tentang kebaikan dan kemaslahatan bagi umat manusia.

“Islam merupakan agama yang mudah, agama yang sangat menjaga kebersihan dan kesucian, baik fisik maupun jiwa, agama yang sangat peduli dengan pedindungan terhadap manusia Iainnya, sekaligus Islam adalah agama yang mengedepankan Iangkah preventif pencegahan keburukan dan kehancuran,” katanya di dalam khutbah jumatnya.

Widi menganjurkan umat Islam untuk menjaga diri dengan memakai masker di tengah wabah virus Corona (Covid-19) yang melanda dunia, termasuk Indonesia

“Kalau kita memakai masker, kelihatannya sederhana. Namun, kalau diniatkan untuk ibadah, menjaga diri dan orang lain dari virus yang membahayakan jiwa, insyaAllah mendapatkan pahala dan kebaikannya,” katanya.

Widi mengatakan, sebaliknya, jika menyepelekan protokol kesehatan di tengah wabah yang sedang melanda, bisa-bisa itu menjadi keburukan bagi dirinya dan bagi orang-orang di sekelilingnya. Dan itu sudah cukup menjadi bentuk kemaksiatan dan dosa baginya.

Oleh karena itu, syariat Islam sangat bermanfaat bagi manusia dan alam sekitarnya, karena Islam pada prinsipnya memerintahkan untuk melakukan kebaikan dan kemaslahatan.

Menurutnya,  perintah agama Islam adalah menyuruh manusia berbuat kebaikan dan sebaliknya larangan agama, di antaranya adalah mencegah keburukan, kerugian, kejelekan dan kehancuran.

Virus Covid-19 tidak hanya membuat seseorang sakit, akan tetapi lebih dari itu, membuat dampak sosial dan ekonomi.

Virus di dunia sudah hampir 29 juta orang yang terkena. Sementara di Indonesia yang sudah terpapar mencapai angka 207 ribu orang, di antaranya 8.456 orang meninggal dunia.

Widi mengimbau, untuk menghadapi virus yang mematikan ini hendaknya dengan sabar dan shalat, seraya saling menjaga keluarga dan mengingatkan satu sama yang lain. (L/R8/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)