Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

314 Tawanan Rusia-Ukraina Dibebaskan Hasil Perundingan Abu Dhabi

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:22 WIB

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:22 WIB

9 Views ㅤ

Ekspresi kegembiraan tawanan Ukraina yang dibebaskan (foto: AI)

Moscow, MINA – Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran 314 tahanan perang setelah menyelesaikan putaran terbaru perundingan damai yang dimediasi oleh Amerika Serikat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Jumat (6/2).

Hal itu menandai sebuah langkah diplomatik penting meskipun negosiasi keamanan yang lebih luas masih menemui tantangan. Al-Jazeera melaporkan.

Pertukaran ini dilakukan di tengah putaran kedua pembicaraan antara delegasi Rusia, Ukraina, dan perantara dari Amerika Serikat, setelah kedua pihak mencapai kesepakatan untuk melepaskan tahanan dari masing-masing sisi, termasuk prajurit dan sejumlah sipil.

Menurut pernyataan yang disampaikan oleh utusan khusus AS Steve Witkoff, total 314 tawanan perang dilepas oleh kedua pihak dalam kesepakatan yang merupakan pertukaran terbesar dalam beberapa bulan terakhir sejak jeda sebelumnya dalam negosiasi serupa.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Pembebasan para tahanan ini dianggap sebagai kemajuan diplomatik yang nyata di tengah konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun, dan dilakukan di bawah pengawasan mediator internasional guna menjamin proses yang adil dan terkoordinasi.

Namun perundingan yang berlangsung selama beberapa hari itu tidak menghasilkan kesepakatan substansial mengenai isu utama seperti pengaturan gencatan senjata jangka panjang maupun masalah wilayah yang menjadi pokok perselisihan antara Moskow dan Kyiv.

Pihak Ukraina mengungkapkan harapan bahwa pertukaran tahanan ini bisa menjadi pintu masuk bagi diskusi yang lebih luas dan berkelanjutan, sementara Rusia menyatakan akan terus berpartisipasi dalam dialog yang difasilitasi oleh pihak ketiga demi mengurangi ketegangan.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, kedua negara telah berupaya melalui jalur diplomasi untuk menurunkan eskalasi perang yang memakan korban besar serta merenggut banyak nyawa.

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem

Pertukaran tahanan perang melalui mediasi negara ketiga seperti UEA dan AS menjadi salah satu langkah yang berulang dilakukan dalam upaya kemanusiaan demi mengembalikan prajurit dan warga sipil ke keluarga mereka.

Meski demikian, perundingan keamanan dan gencatan senjata masih menghadapi jalan panjang karena perbedaan posisi kedua pihak mengenai isu-isu kunci seperti kendali wilayah dan persyaratan politik. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda