Tapanuli Utara – BNPB melaporkan lima desa di Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah, masih terisolasi akibat rusaknya akses jalan, sehingga pendistribusian bantuan hanya dapat dilakukan melalui udara dan jalur darat dengan berjalan kaki.
Tenaga Ahli Kepala BNPB Fajar Setiawan mengatakan, kerusakan infrastruktur terjadi di beberapa titik jalan utama yang menghubungkan desa-desa terdampak dengan pusat kecamatan.
“Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus berupaya membuka akses dengan alat berat, namun medan yang labil dan cuaca yang masih berubah-ubah menjadi kendala utama di lapangan,” ucapnya Fajar di Posko Bandara Silangit, Kamis (11/12).
Menurut laporan BNPB, bantuan logistik sejauh ini disalurkan melalui jalur udara menggunakan helikopter serta melalui jalur darat dengan berjalan kaki. Mekanisme ini dipilih untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat di lima desa tersebut tetap terpenuhi, khususnya pangan, air bersih, dan obat-obatan.
Baca Juga: BPOM Ungkap Sejumlah Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin
Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk mempercepat pemulihan akses darat agar distribusi bantuan dapat dilakukan lebih optimal. Selain perbaikan jalan, proses pendataan kerusakan rumah, fasilitas umum, serta kebutuhan lanjutan warga juga masih berlangsung.
Sementara itu Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Bambang Surya memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan. Bambang selalu berkoordinasi dengan TNI yang kerap menyisir daerah terdampak.
“Kami memastikan daerah terisolasi dapat bantuan, TNI berjalan kaki menyisir daerah terisolir. Kami gunakan darat (berjalan kaki), kalau udara belum bisa,” kata Bambang.
BNPB mencatat bantuan yang telah didistribusikan di wilayah terdampak di Sumatra Utara mencapai 2.000 ton. Bantuan seperti makanan, minuman, kebutuhan balita, makanan siap saji, kasur lipat dan matras.
Baca Juga: Yayasan Darussalam Kotawisata Dukung Bulan Solidaritas Palestina 2026
BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat demi memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan aman bagi warga terdampak. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Dugaan Kesalahan Prosedur Gerebek Ponpes, Anggota DPR Nasir Djamil Minta Mabes Polri Usut Tuntas
















Mina Indonesia
Mina Arabic