Al-Quds, MINA – Satu tim pendaki Palestina mengibarkan bendera Palestina di Puncak Uhuru, titik tertinggi di Gunung Kilimanjaro di Tanzania pada Rabu (4/2), menandai momen simbolis di gunung tertinggi di Afrika.
Dilansir dari Quds News Network (QNN) yang berbasis di Gaza, bendera berkibar di ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut setelah pendakian yang melelahkan selama enam hari. Delapan pendaki Palestina ikut serta dalam ekspedisi tersebut. Tujuh di antaranya berasal dari kota kekhalifahan Palestina yang diduduki, Yerusalem.
Tim yang bernama “Palestine Rahhala” (Pengembara Palestina) tersebut menggambarkan pendakian itu sebagai pesan kepada dunia.
Berbicara kepada Al Jazeera, pendaki yang berbasis di Yerusalem, yang juga mantan korban penculikan, Ramzi al-Abbasi mengatakan, banyak orang tertarik pada puncak gunung karena mereka menyukai petualangan, tetapi para pendaki Palestina membawa tujuan yang lebih dalam.
Baca Juga: Eisenkot Tolak Gabung Pemerintahan Netanyahu
“Kami mendaki puncak untuk memberi tahu dunia bahwa kami ada di peta,” kata al-Abbasi.
Ia menjelaskan bahwa ini adalah pendakian puncak besar kesepuluh tim tersebut dan setiap pendakian menciptakan kesempatan untuk bertemu orang-orang dari berbagai negara dan berbagi cerita tentang Palestina. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Israel Lanjutkan Penangkapan Warga Gaza Saat Kembali dari Pengobatan Luar Negeri
















Mina Indonesia
Mina Arabic