New Delhi, MINA– Indonesia menyerukan penguatan dukungan internasional terhadap Palestina dan keselamatan pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dalam pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS yang berlangsung di New Delhi, India, Jumat (15/5).
Sikap itu disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Gaza dan Lebanon Selatan yang terus memicu kekhawatiran dunia internasional.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan Indonesia memandang perlindungan warga sipil Palestina serta penghormatan terhadap hukum humaniter internasional sebagai prioritas mendesak.
Ia juga menyoroti meningkatnya ancaman terhadap pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) akibat serangan dan ketegangan bersenjata di wilayah perbatasan Lebanon-Israel.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Dalam forum tersebut, Indonesia mendorong negara-negara BRICS mengambil langkah lebih konkret untuk menghentikan agresi dan mendorong penyelesaian damai di Timur Tengah.
Menurut Sugiono, stabilitas kawasan tidak akan tercapai tanpa penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina dan penghentian tindakan militer yang memperburuk krisis kemanusiaan.
Pasukan UNIFIL dalam beberapa bulan terakhir menghadapi situasi semakin berbahaya setelah meningkatnya serangan lintas batas antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon Selatan.
Sejumlah fasilitas dan personel penjaga perdamaian PBB dilaporkan terkena dampak konflik, memicu kecaman dari berbagai negara termasuk Italia dan Indonesia yang memiliki personel dalam misi tersebut.
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Pertemuan BRICS di India sendiri berlangsung di tengah dinamika geopolitik global yang memanas, termasuk perang di Timur Tengah, rivalitas Amerika Serikat dan China, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dunia.
Forum tersebut dihadiri negara-negara anggota BRICS yang kini berkembang menjadi kekuatan besar Global South dengan pengaruh politik dan ekonomi yang terus meningkat.
Indonesia menegaskan dukungannya terhadap solusi dua negara sebagai jalan penyelesaian konflik Palestina-Israel sesuai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pemerintah RI juga menyerukan masyarakat internasional agar tidak membiarkan krisis kemanusiaan di Gaza dan ancaman terhadap pasukan perdamaian PBB terus berlangsung tanpa langkah nyata untuk menghentikannya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic