Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fahimah Askar Wanita Al-Irsyad: Hijrah Harus Berbuah Prestasi dan Kemaslahatan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 17 Juni 2026 - 20:40 WIB

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:40 WIB

83 Views ㅤ

Kunjungan tim MINA ke Ketua Umum Pengurus Besar Wanita Al-Irsyad, Dra. Fahimah Askar (foto: MINA)

Jakarta, MINA – Ketua Umum PB Wanita Al-Irsyad, Dra. Fahimah Abdul Kadir Askar menegaskan bahwa hijrah sejati harus melahirkan prestasi, kemaslahatan, dan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar perubahan yang bersifat simbolis semata.

Dalam wawancara eksklusif dengan MINA edisi Muharam 1448 H pada Rabu (17/6), Fahimah mengatakan bahwa ukuran keberhasilan hijrah tidak ditentukan oleh lamanya seseorang berhijrah, melainkan oleh jejak kebaikan yang ditinggalkan serta kontribusinya dalam membangun generasi yang lebih baik.

“Ukuran hijrah bukan lamanya, tetapi apa yang kita tinggalkan setelah kita. Hijrah yang benar harus menghadirkan perubahan yang membawa manfaat bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Fahimah, salah satu tantangan besar yang dihadapi umat saat ini adalah pengaruh media sosial yang kerap mendorong seseorang lebih fokus membangun citra diri daripada membangun kualitas generasi. Padahal,  kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh banyaknya harta atau materi yang dimiliki, melainkan oleh tingkat kebermanfaatannya bagi orang lain.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Ia menekankan pentingnya menjadikan tauhid sebagai pusat kehidupan dalam menghadapi berbagai perubahan zaman. Tauhid dan akhlak, menurutnya, harus tetap menjadi pondasi utama dalam keluarga, pendidikan, dan kehidupan sosial agar lahir generasi yang tangguh serta berintegritas.

Fahimah juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menggeser pentingnya keteladanan.

“Teknologi bisa menjawab kebutuhan informasi, tetapi tidak bisa memberikan keteladanan,” katanya.

Karena itu, peran orang tua, pendidik, dan tokoh masyarakat tetap sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Selain pembinaan keluarga dan pendidikan, Wanita Al-Irsyad juga menjalankan berbagai program sosial, termasuk pembinaan bagi warga binaan di rumah tahanan (rutan) wanita.

Program tersebut bertujuan memastikan nilai-nilai tauhid dan akhlak tetap menjadi landasan kehidupan, sehingga para warga binaan memiliki bekal spiritual dan moral yang kuat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Fahimah turut menegaskan komitmennya terhadap perjuangan kemanusiaan, khususnya bagi rakyat Palestina. Menurutnya, dukungan terhadap Palestina merupakan bagian dari tanggung jawab umat Islam yang tidak boleh surut oleh perubahan zaman.

“Tidak ada kata berhenti berjuang sebelum Palestina merdeka,” tegasnya. []

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda