New York, MINA – Harga minyak mentah dunia kembali menembus level 100 dolar AS per barel di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, Senin (14/9).
Harga minyak Brent tercatat melonjak hingga di atas 107 dolar AS per barel, sedangkan minyak West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat bergerak di atas 102 dolar AS per barel. Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pelaku pasar terhadap keamanan jalur distribusi energi global.
Lonjakan harga minyak turut memberikan tekanan terhadap pasar saham Asia. Investor mengantisipasi dampak kenaikan harga energi terhadap inflasi, biaya produksi dan prospek pertumbuhan ekonomi di kawasan. Al-Jazeera melaporkan.
Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi lebih dari satu persen pada awal perdagangan. Namun, tekanan berkurang hingga akhir sesi dan IHSG ditutup di level 6.534,69 atau melemah 0,10 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
Kenaikan harga minyak juga dipengaruhi meningkatnya risiko terhadap pelayaran di kawasan Timur Tengah, terutama setelah kelompok Houthi di Yaman memperkuat posisi di sepanjang pesisir Laut Merah dan mendekati kawasan strategis Bab al-Mandab.
Bab al-Mandab merupakan jalur penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan menjadi salah satu rute utama perdagangan internasional menuju Terusan Suez. Gangguan terhadap jalur tersebut berpotensi meningkatkan biaya pengiriman dan memperketat pasokan energi global.
Pelaku pasar kini mencermati perkembangan konflik Timur Tengah serta kebijakan bank sentral utama dunia. Harga minyak yang bertahan tinggi dikhawatirkan kembali meningkatkan tekanan inflasi dan memengaruhi keputusan suku bunga, sehingga pasar saham global masih bergerak dalam kondisi penuh kewaspadaan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
















Mina Indonesia
Mina Arabic