Al-Quds, MINA – Gerakan perlawanan Palestina, Hamas mengatakan bahwa uji coba ritual Yahudi yang dilakukan polisi penjajah Israel di dalam Masjid Al-Aqsa untuk mengukur reaksi umat Muslim.
Dalam pernyataan yang dikutip pada Senin (28/9), pejabat senior Hamas Haroun Nasiruddin memperingatkan besarnya bahaya penggunaan Masjid Al-Aqsa untuk menguji reaksi umat Muslim terhadap pelaksanaan ritual Yahudi di dalam kompleks tersebut.
Nasiruddin mengatakan langkah Israel yang meningkat di Masjid Al-Aqsa bertujuan memberlakukan fakta-fakta baru yang memengaruhi identitas tempat suci Islam dan status quo yang telah lama berlaku. Ia menekankan perlunya tindakan Palestina, Arab dan Islam untuk melindunginya.
Nasiruddin menyebut, penjajah Israel memanfaatkan hari raya Yahudi untuk mengintensifkan serbuan pemukim ke Masjid Al-Aqsa dan memfasilitasi pelaksanaan ritual keagamaan di sana.
Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera
Ia menegaskan bahwa praktik semacam itu tidak akan mengubah identitas Islam atau kesucian Masjid Al-Aqsa. Hal itu juga tidak akan memberikan hak apa pun kepada pendudukan Israel atas masjid tersebut.
Pejabat Hamas itu mendesak jamaah Muslim yang dapat mencapai Masjid Aqsa untuk mengunjunginya lebih sering.
Avshalom Peled, komandan polisi Israel di Yerusalem Timur, baru-baru ini mengakui bahwa pengaturan sedang dilakukan untuk mengizinkan pemukim membawa buku doa Yahudi ke Masjid Aqsa.
Peled mengatakan kepada surat kabar Israel Yedioth Ahronoth bahwa polisi memilih 15 pemukim untuk membawa siddur, buku doa Yahudi, ke Masjid Aqsa sebelum meninjau hasil uji coba dengan dinas keamanan Shin Bet.
Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa
Peled mengklaim uji coba tersebut tidak menimbulkan reaksi signifikan. Ia menjelaskan bahwa polisi telah melonggarkan pembatasan terhadap tur dan praktik pemukim di Masjid Aqsa sejak Itamar Ben Gvir menjabat sebagai menteri keamanan nasional.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Empat Warga Palestina Syahid dalam Pelanggaran Terbaru Israel di Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic