Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akademisi dan Jurnalis Yakini Abu Ubaida Syahid, Akan Muncul Seribu Lagi

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 30 Desember 2025 - 11:19 WIB

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:19 WIB

32 Views

Abu Ubaida. (Al Jazeera)

Gaza, MINA – Menyusul pengumuman syahidnya juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida, jurnalis dan penulis terkemuka Mohammed Al-Matar mengatakan, kepergian Abu Ubaida bukan berarti hilangnya perjuangan, karena akan ada seribu orang lagi seperti dia.

Menurutnya, perjuangan Palestina itu terus diwariskan dari generasi ke generasi, dan simbol demi simbol.

Al-Matar menambahkan melalui akunnya di platform X, para pemimpin telah memberikan bukti nyata bahwa pengorbanan diri adalah tingkat iman dan patriotisme tertinggi, pada saat rasa takut dan pengkhianatan merajalela di dunia Arab dan Islam, di mana banyak bicara tetapi sedikit tindakan, bahkan pada saat sebagian dari mereka lebih tunduk pada pendudukan.

Sementara itu, Jurnalis Oman, Adel Al-Kasbi, menulis, “Abu Ubaida mampu mengubah aturan main dengan entitas yang telah jatuh, dan kekuatan imannya mendefinisikan kembali konsep kekuasaan dan martabat demi tanah air dan kebebasan manusia dari perbudakan.”

Baca Juga: Zionis Israel Larang Shalat Jumat di Masjid Al Aqsa

Al-Kasbi menegaskan, “Sejarah mencatat namanya sebagai simbol perjuangan sejati untuk kebebasan, martabat tanah air, dan tempat-tempat suci.”

Akademisi Hamoud Al-Nofali berkomentar, “Abu Ubaida telah memberikan bukti bagi semua orang, dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban pada Hari Kiamat tentang pengabaian mereka terhadap Gaza, yang telah berjuang dan bertahan sendirian.”

Jurnalis Hossam Shabat menambahkan, pemimpin pemberani Abu Ubaida menggabungkan peran orang di balik mimbar dengan peran pejuang di medan tempur.

“Ia tidak membatasi diri pada sebatas pidato seperti yang dilakukan orang lain, tapi juga tidak terjerumus ke dalam hasutan sectarian. Ia mengarahkan pedangnya ke musuh yang sebenarnya yaitu entitas Zionis, untuk membela bangsa dan perjuangannya,” lanjutnya.

Baca Juga: UN Women: Perempuan Gaza Hadapi Tragedi Kemanusiaan Terburuk Dunia

Brigade Al-Qassam menyampaikan belasungkawa atas sejumlah pemimpinnya, termasuk mantan juru bicaranya Hudhaifa al-Kahlout, alias Abu Ubaida pada Senin malam (29/12), dan mengkonfirmasi kesyahidan mereka dalam pengeboman pasukan Zionis Israel dalam perang di Jalur Gaza, dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh juru bicara baru Brigade tersebut pada Senin malam.

Abu Ubaida terakhir kali tampil pada tanggal 18 Juli, ketika ia muncul dalam rekaman video yang membahas perkembangan perang dan pesan-pesan dari Brigade Al-Qassam. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional

Rekomendasi untuk Anda

Sosok
Internasional
Palestina
Palestina
Palestina