Yerusalem, MINA – Zionis Israel dilaporkan melarang pelaksanaan shalat Jumat di Masjid Al Aqsa dan menutup kompleks Masjid Al-Aqsa bagi para jamaah pada Jumat (6/3).
Pemerintah Kota Yerusalem menyatakan bahwa polisi Zionis Israel telah mengumumkan bahwa Masjid Al-Aqsa ditutup dan shalat Jumat tidak akan dilaksanakan karena alasan instruksi keamanan. Demikian dikutip dari Palinfo.
Dalam pernyataan resmi pada Kamis (5/3), polisi Zionis Israel mengatakan keputusan melarang shalat Jumat di Masjid Al Aqsa diambil mengikuti arahan dari komando front dalam wilayah jajahan Israel terkait situasi keamanan.
Penutupan ini membuat Masjid Al Aqsa kembali ditutup untuk jamaah Palestina dan menjadi hari keenam berturut-turut kompleks suci tersebut tidak dapat diakses oleh umat Muslim untuk beribadah.
Baca Juga: Eisenkot Tolak Gabung Pemerintahan Netanyahu
Sebelumnya, pasukan Zionis Israel menutup Masjid Al Aqsa sejak akhir pekan lalu dan memaksa para jamaah meninggalkan area masjid.
AparatZionis juga melarang pelaksanaan shalat Isya dan shalat Tarawih di Masjid Al Aqsa sejak penutupan tersebut diberlakukan.
Penutupan Masjid Al Aqsa terjadi bersamaan dengan keputusan militer Zionis Israel yang memberlakukan penutupan wilayah Tepi Barat.
Kebijakan tersebut diumumkan beberapa jam setelah serangan besar yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Baca Juga: Israel Lanjutkan Penangkapan Warga Gaza Saat Kembali dari Pengobatan Luar Negeri
Masjid Al Aqsa merupakan salah satu situs suci umat Islam di Yerusalem Timur yang kerap menjadi pusat ketegangan antara warga Palestina dan penjajah Israel, terutama terkait pembatasan akses ibadah bagi umat Muslim.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Dalam Sebulan, Pemukim Israel Lakukan 1.349 Serangan Terhadap Warga Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic