AMPHURI Hormati Keputusan Saudi Tutup Penerbangan Internasional

Jakarta, MINA – Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mengapresiasi dan menghormati keputusan pemerintah Arab Saudi melalui otoritas penerbangan sipil (GACA), yang menutup kembali penerbangan komersial internasional selama sepekan ke depan, lantaran munculnya varian baru virus corona.

Bahkan Saudi pun akan mempertimbangkan kembali untuk memperpanjang sepekan berikutnya, jika memang ditemukan kasus-kasus baru yang ditimbulkan virus corona terbaru ini.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) AMPHURI, Firman M Nur di Jakarta, demikian dikutip dari website resmi AMPHURI, Selasa (22/11).

Menurutnya, keputusan Saudi untuk menangguhkan penerbangan internasional tersebut telah melalui berbagai pertimbangan terkait adanya kekhawatiran soal virus corona baru yang diduga lebih cepat penularannya. Selain jalur penerbangan, pemerintah Saudi juga memberlakukan aturan ini bagi kedatangan melalui laut dan darat.

Karena itu, pihaknya tidak memungkiri bahwa ada sekitar puluhan calon jamaah umrah gagal diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Ada sekitar 22 calon jamaah dari anggota AMPHURI yang mustinya terbang dengan Garuda tertunda keberangkatannya akibat adaanya penutupan penerbangan oleh Saudi,” ujarnya.

Sementara Konsul Jenderal KJRI Jeddah, Eko Hartono dalam keterangan resminya, menyampaikan, penangguhan penerbangan yang dilakukan Saudi ini bisa diperpanjang kembali jika terjadi kasus-kasus baru.

Namun aturan ini tidak berlaku bagi penerbangan keluar Saudi yang sudah terjadwal sebelumnya.

Hartono mengungkapkan, setidaknya saat ini ada sekitar 400 orang jamaah yang tengah berada di Saudi untuk menunaikan ibadah umrah.

“Kami akan tetap memantau dan memberikan bantuan kepada warga negara Indonesia dalam hal ini yang tengah menunaikan ibadah umrah hingga bisa kembali ke Tanah Air,” ujarnya. (R/Hju/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)