Arab Saudi Akan Lanjutkan Pembicaraan dengan Iran

Foto: AA

Riyadh, MINA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan al-Saud pada Sabtu (13/11) mengatakan, negaranya akan terus melanjutkan pembicaraan dengan Iran dan putaran negosiasi tambahan diharapkan segera dilakukan.

Pangeran Faisal mengatakan kepada FRANCE 24, empat putaran pembicaraan sebelumnya hanyalah “eksplorasi” daripada substansial, tetapi kedua belah pihak berkomitmen untuk terlibat, Anadolu Agency melaporkan.

Tapi dia menyatakan keberatan tentang negosiasi nuklir Iran yang akan dilanjutkan dalam beberapa pekan ke depan, mengutip masa lalu Teheran tentang kegiatan nuklirnya.

Menlu Faisal juga membantah laporan, Arab Saudi menarik pasukan dari Yaman. Situasi saat menemui jalan buntu secara militer dan diplomatik, katanya, menyesali bahwa Houthi tidak menyetujui proposal Saudi untuk gencatan senjata awal tahun ini.

Upaya diplomatik untuk memecahkan kebekuan antara Iran dan Arab Saudi telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Para pejabat dari kedua belah pihak mengatakan, ada kemajuan dalam pembicaraan yang ditengahi oleh Irak.

Empat putaran pembicaraan telah diadakanndi Baghdad sejak April untuk meredakan ketegangan yang pertama kali dipicu pada Januari 2016 menyusul serangan terhadap dua misi diplomatik Saudi di Teheran dan Masyhad yang dipicu oleh eksekusi seorang ulama Syiah terkemuka di Arab Saudi.

Sudah ada desas-desus tentang kedua belah pihak yang setuju untuk membuka kembali konsulat sebagai langkah pertama menuju pemulihan hubungan diplomatik, meskipun banyak masalah kontroversial yang belum terselesaikan antara kedua negara, terutama Yaman.

Sementara itu, Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian mengakui selama kunjungan ke Libanon pada pekan lalu, pembicaraan dengan Arab Saudi telah melangkah jauh dan ia berharap untuk melihat akhir dari ketegangan di wilayah tersebut. (T/RE1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)