Makkah, MINA — Pemerintah Arab Saudi membuka sejumlah jalur baru di Kota Makkah untuk memperlancar mobilitas warga dan jamaah menuju kawasan Masjidil Haram. Pembukaan akses tersebut menjadi bagian dari pengembangan jaringan jalan guna mengurangi kepadatan lalu lintas di kota suci.
Jalur baru tersebut berada di sepanjang Jalan Lingkar Ketiga (Third Ring Road) dan Jalan Prince Saud Al Faisal. Pengembangan akses ini mencakup tambahan lajur sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungkan persimpangan Prince Mutib dengan persimpangan Masjidil Haram melalui persimpangan Prince Sultan. SPA melaporkan, Senin (28/9).
Selain itu, bagian terakhir Jalan Prince Saud Al Faisal juga telah dibuka untuk lalu lintas. Ruas tersebut menghubungkan koridor Jalan Prince Mohammed bin Salman dengan Jalan Abdulqadir Koshak melalui persimpangan Prince Naif bin Abdulaziz.
Royal Commission for Makkah City and Holy Sites menyebut pembukaan jalur tersebut dapat memangkas waktu tempuh pada rute terkait hingga lebih dari 90 persen. Infrastruktur baru itu juga ditujukan untuk meningkatkan keselamatan serta kelancaran pergerakan kendaraan di sejumlah kawasan Makkah.
Baca Juga: 109 Tahun Balfour, Parlemen Arab Tegaskan Hak Palestina Tak Bisa Dihapus oleh Waktu
Peningkatan jaringan jalan tersebut diharapkan memberikan kemudahan tidak hanya bagi warga dan wisatawan, tetapi juga jamaah haji dan umrah.
Pengembangan akses transportasi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan pelayanan jamaah di kota suci, terutama ketika terjadi lonjakan mobilitas pada musim haji dan umrah.
Pengembangan jalan di Makkah juga terus dilakukan melalui proyek penyempurnaan Jalan Lingkar Ketiga.
Proyek tersebut memiliki panjang keseluruhan sekitar 30 kilometer dan menghubungkan berbagai kawasan Makkah dengan pintu-pintu masuk utama kota. Dari total tersebut, sekitar 25 kilometer telah selesai dan sebagian ruas sudah beroperasi. []
Baca Juga: PM Anwar Ibrahim Waspadai Ancaman Siber Israel
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic