Aries Susanti ‘Spiderwomen’ Asal Indonesia

Oleh: Hasanatun Aliyah, Wartawan Kantor Berita MINA

Aries Susanti Rahayu salah satu nama atlet panjat tebing andalan Indonesia. Sebelum menjadi atlet panjat tebing, Ayu adalah atlet atletik di Sekolah Mengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Grobongan. Namun pada 2007, wanita cantik itu berubah haluan usai guru olahraganya mengenal panjat tebing kepadanya.

Genap satu tahun berlatih, Ayu akhirnya mengikuti kejuaraan nasional tahun 2008 dan berhasil naik podium di juara kedua. Mulai sejak itu, Ayu kemudian diboyong untuk berlatih di pemusatan latihan nasional di Yogyakarta.

Julukan Spiderwomen

Ayu pertama kali turun ke kejuaraan dunia tahun 2017, juara 2 Kejuaraan Dunia Xiamen, China. Wanita berjilbab ini yang akrab dengan sapaan Ayu itu sempat bikin heboh publik Indonesia lantaran meraih emas di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing (IFSC) di Chongqing, China pada 5 Mei 2018 lalu.

Pada IFSC di Chongqing, Ayu berhasil meraih  medali emas untuk kategori Speed Climbing Performa, setelah menggulung Elena Timofeeva (Rusia) dengan catatan waktu 7,51 detik berbanding 9,01 detik.

Ayu berhasil menaklukkan atlet Rusia, Elena Timofeeva, jawara di sejumlah superseries panjat tebing, bahkan nyaris memecahkan rekor dunia balapan di dinding panjat vertikal setinggi  50 kaki dalam hitungan waktu 7,51 detik memukau. Ayu juga pernah juara 3 pada Kejuaraan dunia Tai’an, China 2018.

Atas kelincahannya dalam memanjat, sejak saat itu julukan ‘Spiderwoman’ (wanita laba-laba) melekat kepada dirinya dari para netizen Indonesia di media sosial yang memuji kecepatan luar biasa ketika meraih juara di IFSC 2018 pada nomor speed. Bak Spider-man yaitu pahlawan super Amerika di film yang disutradarai oleh Sam Raimi ditulis oleh David Koepp.

Peran di Asian Games 2018

Ayu atlet panjat tebing andalan ini telah meraih medali emas pada nomor kecepatan putri (speed women) pada Kamis (23/8/2018) di ajang Asian Games 2018 yang berlangsung pada 18 Agustus – 2 September 2018 di Jakarta-Palembang, Indonesia.

Perempuan kelahiran tahun 1995 ini, telah mencuri perhatian dunia diajang olahraga terbesar se-Asia, karena skillnya sebagai atlet panjat tebing yang berhasil merebut emas ke-8 Indonesia di Asian Games 2018. Dirinya berhasil mencatat waktu tercepat yaitu 7,61 detik.

Kemampuan gadis asal Grobogan itu tentu saja membuat masyarakat kagum. Namun, Ayu mengaku atas kemenangannya di Cabor (cabang olahraga) Asian Games 2018 yang berlangsung di Palembang ini, merasakan kegembiraan yang lebih besar saat dipastikan mempersembahkan emas untuk Indonesia yang juga sebagai tuan rumah pelaksanaan olahraga terbesar.

Wanita kelahiran Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan itu pun mulai menambatkan hatinya di panjat dinding karena baginya olahraga itu sangat memacu adrenalin.
Saking cintanya dengan olahraga itu, Ayu bahkan sampai harus mengorbankan masa-masa kuliahnya.

Ayu yang juga kuliah jurusan manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang demi merintis karier sebagai pemanjat tebing andal. Ayu telah mengharumkan nama Indonesia, atas prestasi-prestasinya yang diperoleh pada kejuaraan olahraga dunia. (A/R10/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)