ASEAN Akan Gunakan Mata Uang Lokal Dalam Transaksi Perdagangan

Jakarta, MINA – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan, negara-negara ASEAN menyepakati komitmen menggunakan lokal dalam transaksi perdagangan dan konektivitas mekanisme pembayaran di kawasan.

“Dalam pertemuan Menkeu dan Bank Sentral ASEAN, disepakati komitmen negara ASEAN untuk menggunakan mata uang lokal dan perluasan konektivitas mekanisme pembayaran (regional payment connectivity),” ujar Retno dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu (5/4).

Menlu menjelaskan, penggunaan mata uang negara-negara ASEAN disepakati guna memperkuat stabilitas keuangan di kawasan.

Selain itu, negara-negara ASEAN juga sepakat untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di kawasan.

Rencananya, kata Retno, kesepakatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik akan disahkan pada KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, Mei mendatang.

Kesepakatan-kesepakatan tersebut merupakan hasil dari selama tiga bulan pertama Indonesia memegang 2023.

Retno menyebut, sejak Januari hingga akhir Maret 2023, telah dilangsungkan 190 pertemuan di berbagai tingkatan dari 531 pertemuan yang tercatat di dalam Kalender Keketuaan Indonesia di ASEAN.

Sementara dari segi perkembangan pembahasan substansi, kata Retno, terdapat tiga pilar besar yang sudah bahas yakni ASEAN Matters, Epicentrum of Growth dan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP). (L/RE1/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)