Jakarta, MINA – Lembaga kepalestinaan Aqsa Working Group (AWG) meluncurkan petisi yang berbunyi “Tarik Indonesia Keluar dari Dewan Perdamaian BoP” pada Sabtu (31/1).
Petisi ini menjadi tindak lanjut dari seruan AWG sebelumnya kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar menarik Indonesia keluar dari BoP yang dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump, yang merupakan sekutu kental Israel.
“Harapan kami, seruan ini dapat diolah dan dimuat di media masing-masing sebagai bentuk syiar perjuangan Palestina,” kata pernyataan AWG dalam rilisnya kepada media yang ditandatangani oleh Ketua Presidium AWG Muhammad Anshorullah.
Pekan lalu, AWG menilai BoP merupakan perangkap geopolitik untuk mengamankan kepentingan Zionis Israel.
Baca Juga: Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari BoP Bentukan Trump
Menurut lembaga yang fokus dalam isu pembebasan Masjid Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina tersebut, Dewan Perdamaian yang beranggotakan para pemimpin negara-negara dunia itu, justru menjadi jalan bagi AS untuk memperluas hegemoninya dan sebagai wujud dari imperialisme baru.
“Skema ini tidak ditujukan bagi terwujudnya Palestina yang merdeka, berdaulat, dan berhak menentukan nasibnya sendiri apalagi terbebasnya Masjid Al Aqsa,” kata Anshorullah dalam pernyataannya pada 23 Januari lalu. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Harga Jual Emas Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic