Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AWG Sampaikan Duka atas Syahidnya Abu Ubaida, Tegaskan Perlawanan Palestina Tak Akan Padam

Arina Islami Editor : Rudi Hendrik - Selasa, 30 Desember 2025 - 16:13 WIB

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:13 WIB

36 Views

Abu Ubaida. (Al Jazeera)

Jakarta, MINA – Organisasi pergerakan yang fokus pada pembebasan Masjid Al Aqsa dan kemerdekaan Palestina, Aqsa Working Group (AWG) menyampaikan belasungkawa mendalam atas diumumkannya kesyahidan Abu Ubaida, juru bicara perlawanan Palestina.

AWG menegaskan, gugurnya Abu Ubaida tidak akan memadamkan perjuangan bangsa Palestina, justru akan melahirkan gelombang perlawanan yang lebih kuat.

Ketua Presidium AWG Muhammad Anshorullah dalam pernyataannya di Jakarta pada Selasa (30/12), mengutip firman Allah dalam Surah Al-Fajr ayat 27–30 tentang kembalinya jiwa yang tenang kepada Rabb-nya dalam keadaan rida dan diridai.

“Atas nama Aqsa Working Group, kami menyampaikan duka cita dan doa. Semoga Allah Ta’ala mencatat Abu Ubaida sebagai pejuang yang wafat dalam jihad fi sabilillah dan mengumpulkannya bersama para nabi dan syuhada di sisi-Nya,” ujar Anshorullah.

Baca Juga: Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari BoP Bentukan Trump

Menurutnya, Abu Ubaida merupakan pejuang organik yang lahir dan tumbuh dari rahim tanah Palestina, yang sejak kecil telah menyaksikan langsung kezaliman Zionis Israel terhadap bangsanya, tanah airnya, dan Masjid Al-Aqsa.

Pengalaman itu, kata Anshorullah, membentuk Abu Ubaida menjadi mujahid yang berjuang bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya melawan penjajahan.

AWG menilai Abu Ubaida bukan sekadar juru bicara, tetapi telah menjadi simbol perlawanan bangsa Palestina terhadap Zionis Israel, sekaligus simbol keteguhan bangsa Arab dan umat Islam dalam mempertahankan kehormatan Al-Aqsa.

“Abu Ubaida juga menjadi simbol perlawanan global terhadap hegemoni dan imperialisme modern dunia Barat yang bersekutu dengan Zionisme,” lanjut Anshorullah.

Baca Juga: Harga Jual Emas Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026

Meski raganya telah gugur, Anshorullah menegaskan bahwa nama dan perjuangan Abu Ubaida akan dikenang dan menjadi teladan bagi pejuang dan aktivis Palestina serta umat Islam di seluruh dunia.

Anshorullah juga mengingatkan pesan yang kerap disampaikan dalam perjuangan Palestina, bahwa seorang pemimpin yang gugur akan digantikan oleh banyak pemimpin, dan seorang pejuang yang syahid akan melahirkan generasi pejuang baru.

“Bumi Palestina yang basah oleh darah para syuhada akan terus melahirkan pejuang yang lebih kuat dan lebih banyak. Dengan izin Allah, bangsa Palestina pasti akan menang dan Masjid Al-Aqsa akan terbebaskan,” tegasnya.

AWG menyerukan kepada umat Islam dan masyarakat dunia untuk terus menjaga kepedulian terhadap Palestina dan Masjid Al-Aqsa serta menguatkan dukungan kemanusiaan dan solidaritas global bagi rakyat Palestina.

Baca Juga: [Bedah Berita MINA] Serangan Gabungan AS–Israel ke Iran, Apa Dampaknya?

Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam menyampaikan belasungkawa atas sejumlah pemimpinnya, termasuk mantan juru bicaranya Hudhaifa al-Kahlout, alias Abu Ubaida pada Senin malam (29/12), dan mengkonfirmasi kesyahidan mereka dalam pengeboman pasukan Zionis Israel dalam perang di Jalur Gaza, dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh juru bicara baru Brigade tersebut pada Senin malam.

Abu Ubaida terakhir kali tampil pada tanggal 18 Juli, ketika ia muncul dalam rekaman video yang membahas perkembangan perang dan pesan-pesan dari Brigade Al-Qassam.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: BMKG: Seluruh Wilayah DKI Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Hari Ini

Rekomendasi untuk Anda