Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badai Pasir Perparah Penderitaan Pengungsi di Gaza

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Ahad, 15 Maret 2026 - 00:40 WIB

Ahad, 15 Maret 2026 - 00:40 WIB

17 Views

Badai Pasir di Gaza (foto: MEMO)
Badai Pasir di Gaza (foto: MEMO)

Gaza, MINA – Badai yang sarat debu dan pasir melipatgandakan penderitaan para pengungsi Gaza yang tinggal di tenda-tenda dengan elemen perlindungan minimum.

Dalam pernyataan pada Sabtu (14/3) yang dikutip Middle East Monitor, Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil di Jalur Gaza mengimbau warga untuk menghindari meninggalkan rumah, pusat penampungan dan tenda kecuali dalam keadaan darurat ekstrem, terutama pasien yang menderita penyakit sistem pernapasan, karena tingginya kadar debu di udara.

Direktorat merekomendasikan perlunya memakai masker kain atau meletakkan selembar kain yang dibasahi air di hidung saat keluar rumah, sambil menghindari paparan debu pada mata, terutama bagi mereka yang menderita alergi mata.

Direktorat itu juga menyerukan warga untuk meningkatkan konsumsi air putih dan cairan setelah berbuka puasa dan selama jam malam, untuk mengurangi efek atmosfer berdebu.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Selain itu menekankan pentingnya mengamankan kembali tenda dan terpal dengan baik untuk mencegahnya tertiup angin, terutama bagi para pengungsi yang tinggal di tepi laut dan daerah pesisir.

Badai pasir kuat melanda Jalur Gaza pada Sabtu, di mana kondisi badai yang sarat kotoran dan debu melanda, disertai angin kencang yang secara langsung mempengaruhi tenda-tenda pengungsi, meningkatkan risiko kesehatan dan kemanusiaan, terutama bagi pasien yang menderita penyakit kronis dan pernapasan.

Kondisi cuaca ini terjadi pada saat ratusan ribu pengungsi di Jalur Gaza tinggal di dalam tenda-tenda usang yang tidak memberikan perlindungan memadai dari kondisi cuaca buruk, baik di musim dingin maupun musim panas.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Dunia Islam
Dunia Islam
Info MINA