Bank Muamalat Raih Penghargaan Nasabah Paling Loyal 2020

Jakarta, MINA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. meraih penghargaan sebagai bank syariah dengan nasabah paling loyal dalam 3rd Satisfaction, Loyality & Engagement (SLE) Award 2020. Predikat serupa juga diraih oleh perseroan tahun lalu.

Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Majalah Infobank bekerja sama dengan Marketing Research Indonesia (MRI) ini, Bank Muamalat diwakili oleh Chief Executive Officer Bank Muamalat Achmad K. Permana didampingi Direktur Operasi Bank Muamalat Awaldi.

Permana mengatakan, keberhasilan Bank Muamalat dalam mempertahankan prestasi selama dua tahun berturut-turut menunjukkan bahwa ikatan emosional antara perseroan dan nasabah sudah sangat erat. Fakta ini merupakan modal berharga bagi Bank Muamalat.

“Mempertahankan loyalitas nasabah perlu usaha yang simultan dari seluruh tingkatan perusahaan. Kami sangat bersyukur mampu meraih penghargaan ini dan bertekad untuk semakin meningkatkan kualitas layanan di masa depan demi kepuasan nasabah,” kata Permana dalam keterangan tertulis diterima MINA, Rabu (3/4).

Guna meningkatkan kualitas layanan, Bank Muamalat terus melakukan pembaharuan dan perbaikan. Tahun 2020 ini  mulai diimplemetasikan jiwa service Bank Muamalat yaitu  “HIJRAH” yang terdiri dari 6 nilai yaitu Hati, Istimewa, Jalan Keluar, Reponsif, Andal dan Hangat.

Nilai-nilai tersebut dituangkan  dalam 12 perilaku yang harus dilakukan oleh setiap frontliner ketika melayani nasabah.  Dengan implementasi jiwa service ini diharapkan frontliner semakin antusias dan bersemangat dalam melayani sehingga positif customer experience dapat dicapai.

Berdasarkan hasil survei MRI, nilai yang diperoleh oleh Bank Muamalat unggul atas sesama bank syariah bahkan lintas kategori bank. Survei dilakukan dengan metode kuantitatif melalui wawancara, pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan pemilihan responden secara bertahap (probability sampling).

Profil responden dalam survei ini terdiri dari pria dan wanita berusia 21 sampai dengan 50 tahun, berasal dari sosial ekonomi menangah atas, pengeluaran rumah tangga Rp2 juta per bulan, telah menjadi nasabah bank selama minimal dua tahun. Responden yang memiliki kerabat dekat yang bekerja di bank tidak dimasukkan ke dalam survei.

Survei ini dilakukan bulan November-Desember 2019 dengan keseluruhan sampel sekitar 1.800 yang tersebar di tujuh kota besar dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, hingga Pekanbaru. (T/R4/RS1)

Mi’raj News Agency (MINA)