Butuh USD15,5 Juta untuk Membangun kembali Jenin setelah Agresi Israel

Pasukan Israel melakukan perusakan pada bangunan dan jalan saat melakukan agresi ke kota Jenin (Foto: Wattan) 

Jenin, MINA – Menteri Pekerjaan Umum Palestina, Mohamed Ziara, mengatakan butuh USD15,5 juta untuk merekonstruksi bangunan dan jalan di kota Jenin serta kamp pengungsinya setelah agresi Israel baru-baru ini.

Ziara mengatakan kerusakan yang tercatat Kementerian Pekerjaan Umum meliputi bangunan dan jalan serta infrastruktur dasar seperti jaringan air dan sanitasi. Middle East Monitor melaporkan, Jumat (7/7).

Dia menjelaskan, proses rekonstruksi meliputi pembongkaran total empat bangunan dengan biaya USD1,5 juta, kerusakan sebagian pada 25 bangunan dengan biaya USD2 juta, kerusakan sebagian pada 250 unit rumah dengan biaya USD2,5 juta, dan kerusakan pada 150 komersial serta bangunan layanan dengan biaya USD5 juta, selain kerusakan parah pada masjid dengan biaya USD1 juta, sehingga jumlah total yang dibutuhkan untuk rekonstruksi bangunan menjadi USD12 juta.

Baca Juga:  Takhbib, Pengertian dan Hukumnya Menurut Islam

Mengenai jalan, Ziara mengatakan tentara Israel membuldoser jalan sepanjang lima kilometer di dalam kamp pengungsi Jenin dan biaya perbaikannya $1,5 juta, sementara bangunan di sekitarnya yang rusak sebagian juga perlu diperbaiki.

Ia mengatakan tim Kementerian segera memulai rencana penyelamatan untuk menangani akibat agresi Israel dengan membuka jalan dan mengamankan bangunan yang runtuh agar tidak membahayakan warga, dan akan berlanjut sampai semua tugas ini selesai.

Dia menunjukkan sisa-sisa tentara Israel tetap berada di kamp-kamp, termasuk bahan peledak. Staf kementerian serta tim pertahanan sipil bekerja untuk memindahkannya dengan aman.

Israel menarik diri dari Jenin pada Selasa malam setelah operasi militer dua hari di mana setidaknya 12 warga Palestina tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Sekitar 80 persen rumah rusak dalam serangan Israel ini. (T/R7/P1)

Baca Juga:  70 Persen Fasilitas Umum di Rafah Hancur Imbas Agresi Zionis

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: sri astuti

Editor: Ismet Rauf