Dai Al-Fatah: Kerusakan Alam Karena Ulah Manusia

Jakarta, MINA – Dai Al-Fatah Ustaz Widi Kusnadi mengatakan, dalam beberapa tahun ini banyak terjadi bencana alam di Indonesia, seperti kerusakan ekosistem laut, kebakaran dan gundulnya hutan, pencemaran air dan udara, itu semua dilakukan olah tangan manusia yang mengakibatkan mala petaka dan bencana.

Hal itu disampaikan Widi dalam khutbah jumat (20/9) di Masjid At-Tawabin Bank DKI Jakarta.

“Kita sebagai bangsa Indonesia dinobatkan sebagai ekosistem yang luas lautan di dalamnya. Allah ciptakan gunung dan hutan-hutan yang hijau untuk dimanfaatkan manusia. Allah berikan udara yang sejuk, hangat dan Allah memberikan berupa alam yang melimpah ruah di negeri kita Indonesia tercinta. Itu semua adalah nikmat yang harus di pelihara, dikelola, dijaga, dimanfaatkan dan untuk dilestarikan manusia, juga generasi sesudah kita,” jelas ustaz yang menjabat sebagai Seketaris Redaksi Kantor Berita MINA.

Mengutip Al-Quran Surat Al-A’raf ayat 96, Widi menegaskan, jika suatu penduduk negeri beriman kepada Allah, niscaya Allah akan membuka pintu keberkahan dari langit dan dari bumi.

“Dan sebaliknya apabila pendudk negeri sombong, angkuh, lalai dan curang, niscaya akan terjadi bencana musibah yang datang secara tiba-tiba,” katanya.

“Jika Al-Quran dan As-Sunnah yang dijadikan pedoman umat Islam sudah tidak lagi didengarkan, maka alamlah yang akan berbicara. Jika ancaman dari Al-Quran dan As-Sunnah kepada umat yang durhaka dan berbuat kemaksiatan sudah tidak lagi didengarkan, maka alam yang akan memperingatkan,” tegasnya.

Menurutnya, gempa bumi, tsunami, banjir dan musibah-musibah lain, hakekatnya adalah peringatan dari Allah agar manusia mau kembali bertaubat kepada. (L/Gun/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)