Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dave Laksono Imbau Semua Pihak Tahan Diri terkait Penertiban Bendera GAM di Aceh

Mujiburrahman Editor : Rudi Hendrik - Sabtu, 27 Desember 2025 - 00:00 WIB

Sabtu, 27 Desember 2025 - 00:00 WIB

8 Views ㅤ

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. (Foto: Golkar Indonesia)

Jakarta, MINA — Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan sikap saling menghormati agar tidak terjadi gesekan yang dapat memperburuk situasi, menyusul penertiban bendera bulan bintang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di sejumlah wilayah Aceh.

Politikus Partai Golkar itu menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut karena berlangsung di tengah upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang masih melanda beberapa daerah di Aceh. Menurutnya, kondisi darurat seperti ini seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan memprioritaskan kepentingan kemanusiaan.

“Saya menghimbau masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai dan sesuai aturan, serta mengajak aparat keamanan tetap mengedepankan sikap profesional dan humanis dalam menjalankan tugas,” ujar Dave di Jakarta, Jumat (26/12).

Dave menekankan bahwa setiap bentuk aspirasi merupakan hak konstitusional warga negara yang harus dihormati. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi tersebut tidak menimbulkan potensi konflik yang dapat mengganggu ketertiban umum, terlebih di saat masyarakat sedang menghadapi musibah bencana alam.

Baca Juga: BPOM Ungkap Sejumlah Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Ia juga meminta aparat keamanan agar mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis dalam menjalankan tugas di lapangan, sehingga stabilitas keamanan dan ketenteraman masyarakat tetap terjaga. Menurutnya, langkah-langkah yang humanis sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik dan mencegah eskalasi ketegangan.

Lebih lanjut, Dave menyampaikan pemahamannya bahwa sebagian masyarakat memiliki niat baik, baik dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir dan longsor, maupun dalam menyuarakan aspirasi agar penanganan bencana mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah pusat.

Dave menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah percepatan penanganan bencana, pemenuhan kebutuhan dasar para korban, serta pemulihan infrastruktur yang terdampak. Ia mendorong semua pihak, baik pemerintah daerah, aparat, maupun elemen masyarakat, untuk bersinergi dan menempatkan kepentingan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

“Situasi bencana membutuhkan kebersamaan dan ketenangan. Jangan sampai muncul tindakan atau gesekan yang justru menghambat distribusi bantuan dan proses pemulihan bagi masyarakat Aceh,” katanya.

Baca Juga: Yayasan Darussalam Kotawisata Dukung Bulan Solidaritas Palestina 2026

Dave berharap komunikasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus dibangun, sehingga seluruh persoalan dapat diselesaikan secara bijak tanpa mengorbankan persatuan dan nilai-nilai kemanusiaan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Dugaan Kesalahan Prosedur Gerebek Ponpes, Anggota DPR Nasir Djamil Minta Mabes Polri Usut Tuntas

Rekomendasi untuk Anda