Stockholm, MINA – Ratusan orang berkumpul di Stockholm pada Sabtu (20/12) untuk memprotes rencana Israel menganeksasi Tepi Barat yang diduduki serta kegagalannya mematuhi kesepakatan gencatan senjata.
Para pengunjuk rasa menanggapi tindakan Israel dengan meneriakkan yel-yel seperti “Bebaskan Palestina”, “Israel Pembunuh, keluarlah dari Palestina”, dan “Tolak aneksasi Tepi Barat”.
Memenuhi seruan berbagai organisasi masyarakat sipil, massa berkumpul di Odenplan Square dan berbaris menuju swedia/">Parlemen Swedia, membawa spanduk bertuliskan “Israel Tidak Patuh pada Gencatan Senjata”, “Hentikan Genosida”, dan “Palestina Selamanya”.
Dalam demonstrasi tersebut, para pengunjuk rasa menyerukan perdamaian dan mengutuk tindakan pemerintah Israel.
Baca Juga: Bernie Sanders Kecam Netanyahu, Sebut Israel Seret AS ke Konflik Iran
Berbicara kepada Anadolu, aktivis Swedia Malin Akerstrom mengatakan tragedi kemanusiaan di Gaza telah berubah menjadi bencana akibat kondisi musim dingin dan mendesak komunitas internasional untuk bertindak.
Akerstrom menekankan bahwa situasi di wilayah itu memburuk setiap harinya dan proses tersebut merupakan sebuah genosida.
“Dunia dikelabui untuk percaya bahwa ada gencatan senjata, padahal Gaza terus dibombardir dan bayi-bayi mati kedinginan,” tambah Akerstrom.
Lebih dari 100 anggota swedia/">parlemen Swedia menyerukan tindakan untuk mencegah kekerasan terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel.
Baca Juga: Tentara Israel Perintahkan Evakuasi bagi Warga di Selatan Beirut
Para anggota parlemen menyampaikan tuntutan mereka dalam surat yang dikirim kepada Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard.
Dalam pernyataan yang dibuat atas nama para anggota parlemen, dicatat bahwa di bawah bayang-bayang situasi saat ini di Gaza, kekerasan yang dilakukan oleh pemukim ilegal Israel di Tepi Barat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Mereka mendesak pemerintah Swedia untuk mengambil tindakan guna menghentikan aksi kekerasan ini, yang bertentangan dengan hukum internasional.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Iran Tantang Invasi Darat, Tegaskan Siap Permalukan Pasukan AS
















Mina Indonesia
Mina Arabic