Nabire, MINA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah menyiagakan puluhan ribu masker dan memperketat pemantauan kesehatan masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinkes Papua Tengah, dr. Agus, mengatakan langkah tersebut diambil setelah Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) mulai mendeteksi adanya pergerakan kenaikan grafik kasus ISPA di wilayah tersebut.
Menurut Agus, peningkatan kasus yang terpantau saat ini belum menunjukkan lonjakan signifikan. Namun, pemerintah daerah memilih melakukan langkah antisipatif sejak dini guna mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius.
“Data SKDR menunjukkan mulai ada kenaikan kasus ISPA walau belum signifikan, namun kami tidak boleh lengah,” tegas Agus di Nabire, Sabtu (22/8).
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Ia menjelaskan, kesiapsiagaan dilakukan dengan memperkuat pemantauan terhadap perkembangan kasus di fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus memastikan ketersediaan masker bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dinkes Papua Tengah juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan yang berkaitan dengan saluran pernapasan. Masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala ISPA yang tidak kunjung membaik.
Langkah antisipasi tersebut diharapkan dapat menekan risiko penyebaran penyakit sekaligus memastikan pemerintah daerah dapat merespons dengan cepat apabila terjadi peningkatan kasus dalam beberapa waktu ke depan.
Dinkes Papua Tengah akan terus memantau perkembangan data melalui SKDR sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya. []
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic