DK PBB: Indonesia Serukan Stabilitas di Ranah Siber

Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, Dian Triansyah Djani (foto: Kemlu RI)

​New York, MINA – Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, Dian Triansyah Djani, menyerukan pentingnya penghormatan hukum dan norma internasional sebagai kunci stabilitas di ranah siber.

“Baik aktor negara maupun non-negara perlu mengedepankan perilaku yang bertanggung jawab di ranah siber”, tegas Djani dalam pertemuan Arria Formula Dewan Keamanan (DK) PBB pada Jumat (22/5).

Indonesia juga menyoroti pentingnya peran organisasi regional dalam upaya pencegahan konflik di ranah siber, khususnya melalui promosi confidence building measures (CBMs).

Dalam kaitan tersebut, Indonesia mengangkat kesuksesan sejumlah inisiatif ASEAN di kawasan maupun dengan negara mitra dalam mendorong rasa saling percaya dan lingkungan siber yang aman.

“Melengkapi aspek teknis, perlu juga diperhatikan penguatan kapasitas nasional dan kawasan dalam implementasi hukum dan norma internasional terkait siber,” lanjut Djani.

Indonesia bersama Estonia, Belgia, Kenya, dan Republik Dominika, menjadi ko-sponsor pertemuan yang bertajuk “Cyber Stability, Conflict Prevention, and Capacity Building” tersebut.

Arria Formula diselenggarakan melalui fasilitas video-teleconferencing (VTC) dan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Estonia, Urmas Reinsalu. (R/RE1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)